BENGKULU, BE - Lantaran pihak kelurahan terlambat mendistribusikan beras miskin (Raskin), puluhan warga Kelurahan Sumur Meleleh protes. Padahal menurut warga, mereka sebelumnya telah membayarkan sejumlah uang untuk mendapatkan beras untuk orang kekurangan tersebut. Salah satu warga yang berhak mendapatkan raskin, Ratna (50), mengatakan, keluarganya sudah sangat menantikan didistribusikan raskin di kelurahannya. Pasalnya, ia memiliki kebutuhan mendesak untuk mencukupi kebutuhan makan 8 anak dan 1 cucu yang tinggal bersamanya. \"Apalagi jatah kami hanya 10 kilogram. Kami sudah membayar Rp 10 ribu sejak pertengahan Januari 2014 yang lalu. Tapi justru yang mendapatkan duluan kelurahan lain,\" keluh warga RT 7 RW 2 Kelurahan Sumur Meleleh ini. Wakil Ketua RT 7 RW 2 Kelurahan Sumur Meleleh, Rizka, membenarkan hal ini. Ia sendiri telah membayarkan uang Rp 36 ribu untuk 2 bulan namun juga belum mendapatkan Raskin tersebut. \"Oleh oknum pemerintahan kami belum mendapatkan malah disuruh membayarkan lagi untuk bulan Maret ini. Yang kemarin saja belum sekarang malah minta lagi,\" ketusnya. Ia menjelaskan, pihaknya akan menanti agar pihak kelurahan dapat mendistribusikan raskin ini selambat-lambatnya pada hari Selasa (18/3). Namun bilamana hingga waktu tersebut pihaknya belum mendapatkan jatah beras tersebut, maka warga sudah bersepakat untuk mengambil kembali uang yang telah mereka setorkan. \"Sebenarnya ini sudah berlangsung sejak lama. Namun kami selama ini masih memberikan toleransi. Cuma kalau besok masih mangkir lagi kami akan menuntut agar uang kami dikembalikan. Tak masalah berasnya tidak dapat,\" ancamnya. Terpisah, Kepala Lurah Sumur Meleleh, Rusdi SSos, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya keterlambatan distribusi raskin ini. Namun ia menjelaskan, persoalan ini dapat terjadi murni karena adanya penyesuian administrasi. \"Memang benar uangnya dipungut dimuka. Tapi pencairan bisa saja molor sampai bulan April. Tapi kami sudah dapat Surat Edaran dari Pemerintah Kota agar segera dibagikan. Makanya akan kami bagikan pada hari Senin (17/3) atau paling lambat Selasa (18/3),\" katanya. Untuk diketahui, terdapat 166 Kepala Keluarga yang mendapatkan jatah Raskin di Kelurahan Sumur Meleleh. Setiap penerima mendapatkan jatah 15 kilogram setiap bulannya. Setiap penerima tersebar di 7 RT yang ada di kelurahan tersebut. Belum Semua Didistribusikan Sementara itu, Humas Divre Bulog Bengkulu, Heriswan SE saat dikonfirmasi, membenarkan belum seluruh kelurahan dalam Kota Bengkulu mendistribusikan beras miskin (Raskin). Untuk bisa disalurkan, pihak kelurahan harus membayar terlebih dahulu biaya Raskin ke Bulog, dan sejauh anggaran belum disetor sesuai dengan kuota masing-masing kelurahan, maka Bulog belum bisa mendistribusikan beras murah itu. (247)
Raskin Telat Bikin Ricuh
Sabtu 15-03-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:06 WIB
AHM Photo Competition 2026 Hadirkan Empat Subtema, Siapkan Hadiah Sepeda Motor dan Uang Tunai
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,16:02 WIB
AHM Buka Program Young School Influencer 2026, Pelajar Bisa Belajar Jadi Content Creator
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB