BENGKULU, BE- Hasil sounding terkati dengan pelabuhan Pulau Baai beberapa waktu lalu dikuatkan oleh hasil pengukuran yang dilakukan Kapten Kapal M/V Byron. Dalam suratnya yang bertuliskan \'To Whom it My Concern\' tertanggal 1 Maret 2014 Kapten Kapal Ionescu Ciprian menjelaskan Dermaga Pulau Baai hanya bisa memuat kapal dengan lambung kedalaman 9 meter saja. \"Sesuai dengan konsep berlayar, kapal tidak boleh memuat lebih dari 9 meter,\" tulis Kapten Kapal berbendera Malta tersebut. Jika lebih dari 9 meter, maka keselamatan kapal tidak akan terjamin. Hal tersebut mengindikasikan jika kedalaman Dermaga Samudra Bengkulu hanya 10 meter karena jarak antara dasar laut dengan kapal minimal 0,5 meter. Apa yang disampaikan Kapten kapal tersebut sesuai dengan pengujian echo sounder yang mereka lakukan. Dan menurutnya, hal tersebut terjadi saat air dalam kondisi tinggi. Selain kapten kapal, Independent Surveyor dalam hal ini Inpectorate in Assosiation with Tomo & Son juga melakukan perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan yang ditandatangani oleh Arief Van Hair yang mewakili Tomo & Son menyatakan bahwa kapal MV Byron bisa melakukan muat batubara di Dermaga Samudera dengan volume hanya 30,003 ribu ton. Sedangkan di lokasi transhipment Pulau Tikus, bisa memuat 50,624 ribu ton. Kenyataan tersebut berbeda dengan klaim PT Pelindo saat memaparkan perkembangan pelabuhan Pulau Baai kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat kunjungan di Bengkulu awal Februari lalu. Diketahui kala itu paparan Direktur PT Pelindo II RJ Lino, sejak PT Pelindo II bergerak mengambil alih pengerukan alur masuk pada 2012 perubahan signifikan di Pelabuhan Pulau Baai. Kedalaman alur mencapai 13 meter. \"Ini (Pelabuhan Pulau Baai) merupakan pelabuhan terdalam di Pantai Barat Sumatera,\" ujarnya Lino kala itu. Pemaparan itu memang berbuah manis. Presiden sumringah dan lantas memuji kiprah PT Pelindo dalam pengelolaan pelabuhan Pulau Baai. Pasalnya, Pelabuhan Pulau Baai saat ini menjadi pintu masuk dan keluar berbagai komoditas, seperti batu bara curah kering, dan juga melayani kapal kargo yang membawa berbagai komoditas. Pelabuhan ini pula diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi Bengkulu. (251)
Kapal Hanya Bisa Muat 30 Ribu Ton
Senin 10-03-2014,10:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,14:23 WIB
Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat 'You Only Need One' untuk Ramadan dan Idulfitri
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,14:35 WIB
Aspirasi Daerah Menggema di Senayan, Dari Persoalan Tenaga Honorer Hingga Ketimpangan Layanan Publik
Minggu 15-03-2026,14:47 WIB
Tol Bengkulu Mulai Dilintasi Para Pemudik Lebaran 2026
Minggu 15-03-2026,14:29 WIB
Ribuan UMKM di Kota Bengkulu Belum Berizin, Dinas Koperasi Dorong Pelaku Usaha Urus NIB
Terkini
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,19:47 WIB
HUT Kota Bengkulu ke-306 Digelar Usai Lebaran, Ada Kegiatan Rakyat
Minggu 15-03-2026,19:45 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Digelar di Pantai Panjang, Siapkan Dua Motor untuk Juara Murai Batu
Minggu 15-03-2026,19:42 WIB
Indosat Prediksi Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran, Jaringan di Sumatra Diperkuat
Minggu 15-03-2026,19:36 WIB