KEPAHIANG, BE - Rencana penutupan tambang galian C berupa pasir di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi, Kepahiang disambut dingin oleh para pekerja tambang tersebut. Puluhan pekerja yang menggantungkan hidup di lokasi ini mengaku akan kesulitan mencari pekerjaan jika tambang ditutup. Lantas pekerja pun menuntut solusi yang tepat dari Pemkab Kepahiang. "Pekerja di sini ada 15 orang. Kalau tambang ini ditutup tentu saja kami akan sulit nyari kerja, apa lagi sekarang nyari kerja susah," ungkap penanggung jawab tambang pasir milik Supriyadi Desa Lubuk Penyamun, Mistiono, kemarin. Dikatakannya, saat ini izin aktifitas tambang pasir di tempat ia bekerja itu telah habis. Namun, ia tetap harus menjalankan pekerjaan seperti yang diamanatkan pemilik tambang. "Saya belum lama di sini, baru sekitar 3 bulan. Kabarnya memang seperti itu, yang penting saya menjalankan tugas," jelasnya. Menurutnya, pihaknya selaku pekerja meminta agar Pemkab Kepahiang bisa memberikan alternatif pekerjaan kepadanya dan para pekerja tambang yang lain, jika Pemkab melalui SKPD terkait memutuskan untuk menghentikan semua aktifitas tambang ilegal di Desa Lubuk Penyamun. "Mungkin bukan di sini saja, ada banyak tambang pasir di desa ini yang mungkin juga tak berizin. Jadi, kalau pemerintah mau nutup, diharapkan pikirkan juga kami dan para pekerja ini. Pasti kami kesulitan nyari kerja dan bakal jadi pengangguran," tegasnya. Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM menyampaikan soal keberadaan tambang pasir tanpa izin ini, Pemkab Kepahiang harus bertindak tegas dengan menutup semua tambang galian C yang tak memiliki izin. Ia juga meminta ada kejelasan mengenai Pendapatan Asli daerah (PAD) dari tambang tersebut. "Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa jika tidak berizin, sebaiknya tambang-tambang pasir itu harus ditutup. Kemudian, harus ada tanggung jawab sosial mereklamasi kerusakan kawasan tambang yang telah menjadi danau itu," ujar Edwar.(505)
Buruh Tambang Takut Menganggur
Sabtu 08-03-2014,14:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB