BINTUHAN, BE-Bagi warga Kaur ingin memecah sertifikat tanah dnilai sangat mahal. “Semakin besar pajak yang dibayar, semakin besar pula biaya pemecahan sertifikatnya,” kata Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kaur Hulman Purba, kemarin. Dikatakanya BPN sudah menetapkan tarif sendiri. Bahkan untuk lokasi perumahan perkebunan harus merogoh kocek hingga Rp 4 juta. Juga untuk memecahkan sertifikat , selain dokumen harus lengkap. Pembayarannya akan dilakukan penghitungan sesuai pajak Bumi Bangunan (PBB) sertifikat itu sendiri. “Selain itu juga harus membayar biaya petugas ukur dan lainya. Untuk pemecahan ini dapat langsung dilakukan penghitungan dengan petugas yang sudah kita tetapkan,”terangnya. Lebih lajut Hulman mengatakan pemecahan sertifikat berbeda dengan pembuatan sertifikat, apalagi sertifikat prona. Sebab prona seluruh pembiayaan pengukuran ditanggung pemerintah sehingga tidak perlu membayar. “Untuk daerah perkotaan bisa menebus hingga Rp 4 juta untuk biaya pemecahan serifikat. Bagi lahan perkebunan yang jauh dari pusat kota dengan pajak ringan tentu akan jauh lebih murah biayanya,”pungkasnya.(618)
Tarif “Pecah” Sertifikat Mahal
Selasa 04-03-2014,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,10:29 WIB
Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB