MUKOMUKO, BE – Pada tahun 2011 Pemda Mukomuko, telah menetapkan jumlah desa yang dikategorikan desa tertinggal dan dikeluarkannya keputusan Bupati Mukomuko. Dengan jumlah 32 desa. Namun, hingga awal tahun 2014 belum ada evaluasi ataupun pendataan kembali penilaian ataupun kriteria – kriteria yang bisa dikatakan desa tertinggal atau tidak. Jika tidak di evaluasi, artinya Kabupaten Mukomuko, sebanyak puluhan desa yang telah ditetapkan itu sama sekali tidak ada perubahan atau pun peningkatan. “ Data tahun 2011 lalu dengan data tahun 2013 pasti berbeda. Contoh, sebelumnya di salah satu desa belum ada pembangunan dibidang kesehatan, jalan tanah, masih banyak yang rusak dan lainnya. Setelah berjalan sekitar tiga tahun pasti sudah ada perkembangan atau pun peningkatan. Inilah yang harus didata kembali oleh SKPD terkait,” saran Anggota Karang Taruna Kabupaten, Robianto kepada Bengkulu Ekspress, kemarin. Penetapan kembali suatu desa tertinggal dan tidaknya sangat penting. Ini juga menunjukan bahwa pemerintahan yang telah berjalan itu akan tampak ada kemajuan atau tidaknya. Baik itu dibidang infrastruktur, pendidikan, peningkatan kesejahteraaan, kesehatan, transportasi, pertanian dan lainnya. Ia menyampaikan, Pemda Mukomuko terus menyampaikan pembangunan lebih maju dan masyarakat kesejahteraan makin meningkat. Inilah yang harus diberitahukan kepada publik setiap kemajuan disemua bidang disetiap tahunnya. “ Oke lah kalau mengenai penggelolaan keuangan. Pemda Mukomuko, telah lima tahun berturut – turut mendapat opini wajar tanpa pengecualian (wtp). Karena penilaiannya langsung dari BPKP. Namun, untuk dibidang pembangunan, sebelum dilakukan penilaian dari orang lain, Pemda yang terlebih dahulu melakukan penilaian dan tetapkan kembali dari 148 desa/3 kelurahan. Desa – desa mana yang masih dikatakan desa tertinggal dan tidaknya. Karena ditahun 2011 lalu masih banyak desa yang dikategorikan desa tertinggal,” demikian Robi. Diketahui 32 desa yang ditetapkan desa tertinggal berdasarkan keputusan Bupati Mukomuko tahun 2011 lalu itu yakni, Desa Sari Makmur, Sumber Sari, Talang Sakti, Lubuk Cabau, Mekar Jaya, Karang Jaya, Marga Mukti, Maju Makmur, Sendang Mulya, Lubuk Bangko, Talang Buai, Aur Cina, Sinar Laut, Sidodadi, Banjar Sari, Gading Jaya, Lubuk Selandak, Teramang Jaya, Pernyah, Batu Ejung, Pulau Baru, Tanjung Medan, Tirta Mulya, Pasar Baru, Mundam Murap, Makmur Jaya, Mekar Jaya, Bukit Harapan, Serami Baru, Lubuk Talang, Semambang Makmur dan Air Merah. (900)
Data Desa Tertinggal Perlu Dievaluasi
Senin 03-03-2014,17:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB