BENGKULU, BE - Sistem jemput bola dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pelaksanaan pencoblosan 9 April mendatang. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka golput yang terjadi di Bengkulu. Disebutkan komsioner KPU Kota Bengkulu Bidang Logistik dan Data Zaini, nantinya petugas KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) yang akan mendatangi kaum jompo untuk memberikan hak pilih kepada calon wakil rakyat. \"Untuk Panti jompo, petugas yang akan datang dengan membawa peralatan memilih dan surat suaranya,\" sebut Zaini. Zaini mengatakan selain panti jompo nantinya petugas KPPS juga akan mentangi ruang pasien dirumah sakit dimana pemilih yang sakit tersebut sedang dirawat. \"Kita sudah menginstruksikan ada TSP di dekat rumah sakit, agar nanti keluarga yang sedang menjaga pemilih sakit tersebut dapat dengan muda menjangkau TPS untuk memberikan suaranya, untuk pemilih yang tengah sakit itu bisa didatangi oleh petugas,\" katanya. Dijelaskan Zaini, untuk pemilih Kota Bengkulu setidaknya terdapat 58 orang pemilih lanjut usia atau panti jompo, tiga orang penderita lumpuh yang tentunya tidak dapat berjalan untuk menuju tempat pemungutan suara (TPS) serta 56 tunanetra. Untuk memberikan pemahaman mengenai petugas yang akan mendatangi pemilih tersebut, nantinya akan dilakukan bimbingan teknis para petugas tersebut. (320)
Petugas TPS Datangi Lansia
Senin 03-03-2014,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,10:29 WIB
Terus Bertumbuh, Bengkel Binaan Yayasan AHM Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB