SINDANG KELINGI, BE - Puluhan hektar tanaman cabe warga Desa Kayu Manis Kecamatan Sindang Kelingi, diserang penyakit. Ini akibat perubahan cuaca. Berbagai penyakit yang menyerang antara lain penyakit busuk buah, penyakit kuning pada batang dan penyakit rontok pada daun. Sehingga, buah cabe sebelum masak sudah berguguran jatuh ke tanah. Sudarman (40) petani cabe di Desa Kayu Manis mengatakan, cabe yang ditanamnya sebanyak 10 patok ukuran 15 x15 meter persegi, gagal panen. Akibatnya ia mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Hal senada disampaikan oleh Warjiman (30), terpaksa memanen cabenya lebih cepat dan terpaksa memanen cabe muda atau cabe hijau, karena buah cabe tersebut tidak bisa matang di batang karena terserang penyakit kuning batang dan busuk buah. \'\'Biasanya saya memanen tanaman cabe saya sebanyak 9 x tapi dikarenakan tanaman cabe terserang penyakit, saya hanya bisa memanaen sebanyak 2 x panen. Kami selaku petani cabe sangat membutuhkan perhatian serius kepada pemerintah agar bisa mencarikan solusinya. Sebab masih puluhan hektar tanaman cabe yang baru ditanam dan siap panen,\'\' ujar Warjiman. (cw1)
Petani Cabe Merugi
Sabtu 01-03-2014,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Terkini
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Jumat 25-09-2026,17:22 WIB
APBD Perubahan Bengkulu 2026 Disepakati, Belanja PPPK Mulai Diakomodasi
Jumat 25-09-2026,17:19 WIB
Pemprov Bengkulu Tindak Lanjuti Aspirasi Hari Tani, Konflik Agraria Jadi Perhatian
Jumat 25-09-2026,17:17 WIB