JAKARTA, BE - Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2014 ini menelan biaya sebesar Rp 560 miliar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim sudah melakukan penghematan sekitar Rp 30 miliar dari anggaran yang dialokasikan dalam proses penggandaan naskah soal. Sekretaris Balitbang Kemendikbud, untuk penggandaan naskah soal UN, tercatat menghabiskan dana sebenar Rp 88,6 miliar. Dana itu tersebar di delapan region yang ditetapkan untuk memudahkan percetakan dan pendistribusian soal. \"Dari masing-masing region, nilai proyek terkecil Rp 6,6 miliar, tertinggi Rp 17 miliar. Total keseluruhan penggandaan 8 region, Rp 88,6 miliar dari total anggaran UN keseluruhan Rp 560 miliar,\" kata Dadang di Kemendikbud, Senin (24/2). Ada lima perusahaan pemenang tender proyek UN yang ditetapkan panitia lelang. Di antaranya PT Karya Kita menangani region satu, PT Temprina Media Grafika untuk region dua, tujuh dan delapan. Lalu PT Jasuindo Tiga Perkasa region tiga dan enam, PT Mascom region lima, dan PT Balebat region empat. Kriteria pembagian region bagi perusahaan sehingga bisa memenangkan lebih dari satu region, dikatakan Dadang, sudah melalui evaluasi dan verifikasi saat proses tender. Salah satu pertimbangannya adalah melihat kemampuan dan fasilitas percetakan. \"Ada empat dari 10 perusahaan yang melakukan penawaran di setiap region, artinya perusahaan itu punya kemampuan, kapasitas pabrik yang dimiliki besar. Evaluasi teknis dan non teknis melihat dari jumlah mesin dan SDM perusahaan,\" jelasnya. Mendikbud Mohammad Nuh, menambahkan, total anggaran UN tersebut jangan dilihat dari satu sisi, namun harus dihitung berapa banyak peserta UN. Dikatakan, UN 2014 akan diikuti total oleh 7.157.218 siswa. \"Kalau mau hitung, sekitar Rp 80 ribuan per anak, dan itu termasuk biaya pengawasan, transportasi sampai pemindaian. Inipun sudah ada penghematan karena anggaran penggandaan naskah UN Rp 124 miliar, setelah lelang nilai keseluruhan Rp 88,6 tadi, sehingga terjadi penghematan Rp 30 miliar lebih (25 persen),\" tambah Mendikbud.(**)
UN Telan Biaya Rp 560 Miliar
Selasa 25-02-2014,16:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,18:28 WIB
Dukung Polda Bengkulu Usut Penimbunan Biosolar, Pertamina Ancam Sanksi Tegas SPBUN Nakal
Kamis 14-05-2026,14:17 WIB
Waspadai Penyakit LSD, Dispertan Kaur Minta Warga Teliti Periksa Sertifikat Kesehatan Hewan Kurban
Kamis 14-05-2026,14:21 WIB
Kembangkan Kasus 13 Paket Sabu, Satnarkoba Polres Kaur Buru Bandar Besar Pemasok Barang Haram
Kamis 14-05-2026,18:30 WIB
Bapenda Bengkulu Catat Ribuan Kendaraan Ikuti Pemutihan Pajak, Layanan Samsat Desa Jadi Kunci
Kamis 14-05-2026,18:24 WIB
Eks Bupati Bengkulu Utara dan Mantan Kadis Tambang Segera Disidang
Terkini
Jumat 15-05-2026,12:43 WIB
Astra Motor Bengkulu Edukasi Keselamatan Berkendara di ACC Bengkulu
Jumat 15-05-2026,09:16 WIB
Lima Kantor Camat di Bengkulu Selatan Bakal Direhab, Bupati Siapkan Konsep Seragam
Jumat 15-05-2026,09:14 WIB
Camat Pino Raya Minta Kades Aktif Data Rumah Tak Layak Huni di Wilayah Masing-Masing
Jumat 15-05-2026,09:12 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Buka TSF Mini Soccer Cup 2, Jadi Ajang Cari Bibit Muda Sepak Bola
Kamis 14-05-2026,18:32 WIB