BENGKULU, BE- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, segera mendistribusikan alat kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bengkulu. Alat kelengkapan seperti bantalan dan paku sudah berada di gudang penyimpanan logistik KPU Kota untuk dilakukan pendistribusian. Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU Kotda Divisi Logistik dan data M Zaini, kemarin. Menurut Zaini, kelengkapan coblos untuk 667 TPS Kota Bengkulu tersebut akan didistribusiakan sesuai dengan jadwal pada bulan Maret mendatang. \"Semuanya untuk kelengkapan TPS sudah siap didistribusikan,\" jelasnya. Menurut Zaiani, pendistribusian logistik di Kota Bengkulu tidak mengalami kendala berat. Sebab dari 667 TPS yang ada lokasinya tidak terlalu sulit untuk dijangkau, dan semuanya dapat ditembus atau dijangkau menggunakan kendaraan. \"Kalau lokasinya kendala di Kota tidak seperti kawan-kawan di Kabupaten. Sebab lokasi TPS kita tidak ada yang sulit untuk dijangkau,\" ujar Zaini. Ditambahkan Zaini, saat ini KPU Kota masih mengalami kekurangan logistik berupa Kotak suara sebanyak 98 unit, serta bilik suara sebanyak 284 unit. \"Untuk kekurangan tersebut kita masih menunggu pendistribusian dari KPU Provinsi. Sedangkan lainnya tinggal tunggu pengiriman ke TPS saja,\" tutupnya. (320)
Kelengkapan Coblos Didistribusikan
Minggu 23-02-2014,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,13:54 WIB
Saksi A De Charge Ungkap Keluarga Mengetahui Pengakuan Latifa Mengambil Uang Perusahaan
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Rabu 01-07-2026,14:16 WIB
Perkuat Ekonomi Domestik, Prodi Magister Ilmu Komunikasi UNIB Gelar Pelatihan P2K2 di Bengkulu Tengah
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB