KEPAHIANG, BE - Sebanyak 96 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang ada pada Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kepahiang belum menerima Surat Keputusan (SK) sebagai penyuluh ditahun 2014 ini. 96 penyuluh ini terdiri dari sebanyak 65 orang penyuluh yang bersumber dari dana APBD Kepahiang dan 31 orang penyuluh dari dana APBN. Walaupun demikian, Kepala BP4K Aidil Fiti Syaifudin SH menyampaikan dengan belum diterimanya SK para penyuluh ini tetap menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. \"SK para penyuluh ini diberikan langsung oleh Bupati untuk penyuluh APBD dan Kementrian Pertanian untuk penyuluh yang berasal dari APBN. Sampai dengan saat ini SK tersebut belum turun, mungkin lantaran APBD kita baru saja disahkan,\" ujar Aidil. Menurutnya, SK para penyuluh ini penting diterima pihaknya lantaran ada beberapa penyuluh yang diketahui mengundurkan diri pada tahun 2013 lalu karena terlibat partai politik. Sehingga dengan adanya SK ini juga nantinya akan diketahui siapa yang yang ditugaskan untuk menggantikan penyuluh yang mengundurkan diri tersebut. \"Tahun lalu ada sebanyak 2 orang penyuluh yang mengundurkan diri karena menjadi calon anggota legeslatif (caleg), 1 penyuluh APBD dan 1 penyuluh APBN. Harapan kita penyuluh yang mengundurkan diri ini bisa digantikan dengan penyuluh lain sehingga kita tidak kekurangan penyuluh,\" jelasnya. Menurutnya, idealnya setiap satu desa ada seorang penyuluh, hanya saja dengan bertambahnya jumlah desa di Kepahing saat ini, jumlah penyuluh bisa dikatakan masih kurang. \"Kalau sebelumnya akan cuma 104 desa, dengan jumlah 96 penyuluh kita bisa diupayakan tiap desa 1 orang penyuluh,\" tambahnya. Lebih jauh disampaikannya, peran penyuluh didesa-desa kepada para petani selain untuk mensukseskan program daerah melalui budidaya IKUTT-SILUNA, pihaknya juga memprioritaskan pemamfaatan pekarangan untuk beberapa komoditas tanaman seperti halnya talas jepang dan aneka macam tanaman obat. \"Setiap penyuluh juga kita wajibkan memiliki lahan percontohan pekarangan, tujuanya agar masyarakat bisa mencontoh apa yang dilakukan penyuluh dilapangan. Prioritas kita melalui penyuluh ini tetap pengembangan budidaya IKUTT SILUNA terutama talas jepang untuk pemamfaatan lahan pekarangan,\" tandansya. (505)
96 Penyuluh Belum Ber-SK
Sabtu 22-02-2014,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,18:17 WIB
Puluhan Ribu Wisatawan Padati Destinasi Wisata Kota Bengkulu Saat Lebaran
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB