TAIS, BE - Tahun ini Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Dispertannak) kembali akan mengusulkan 29 Gapoktan untuk menerima dana program usaha agribisnis perdesaan (PUAP) ke Kementrian Pertanian. “Kita akan tetap untuk mengusulkan Puap bagi sejumlah kelompok tani, kendati tahun 2013 lalu hanya satu gapoktan yang direkomendasikan untuk menerima,” kata Kepala Dispertannakbun Kabupaten Seluma Rosman Effendi BSc SSos MM Dijelaskannya, kendala tahun lalu penyebab Seluma hanya satu yang direkomendasikan menerima bantuan, kepala dinas tidak mengetahui apa yang menjadi dasar kelayakan penerima bantuan program dari pusat ini. Sehingga pihak kementrianlah yang berhak untuk menentukan penerimanya. “Kita juga megharapkan bagi Gapoktan lainnya untuk segera memperbaiki proposal mereka,” sampainya. Menurutnya, penggunaan dana sendiri tergantung dengan rencana usulan bersama (RUB) seluruh Gapoktan yang sudah disepakati oleh masyarakat. Bisa digunakan untuk usaha pengadaan bibit, atau juga digunakan untuk usaha simpan pinjam. Kemudian realisasi dana PUAP ini akan diawasi oleh penyelia mitra tani (PMT) yang bertugas mengawasi serta mengevaluasi penggunaan dana PUAP yang sudah disalurkan oleh pemerintah. “Kita juga mengharapkan agar kementrian bisa mengkaomodir sebagian besar dari proposal gapoktan tersebut,” sampainya. (333)
29 Gapoktan Diusul dapat Bantuan
Jumat 21-02-2014,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB