AIR PERIUKAN, BE - Setelah aksi unjuk rasa warga dari 14 desa di sekitar lahan perkebunan kelapa sawit PT Agri Andalas (AA) beberapa hari lalu, Pemkab Seluma akan melakukan rapat pembahasan terkait pemenuhan tuntutan massa. Rapat lanjutan akan dilaksanakan Senin (17/2) lusa, dengan mengundang manajemen PT AA, kemudian BPN Seluma, Balai Wilayah VII Pengarian Provinsi Bengkulu serta perwakilan massa. Jika dari hasil rapat tersebut dapat memastikan PT AA melanggar hukum, maka Pemkab Seluma akan mencabut izin operasi perusahaan tersebut. “Kita akan mengadakan rapat untuk membahas tuntutan warga beberapa waktu lalu. Dan jika HGU mereka tidak cocok maka tidak ada kata lain,” kata Sekkab Seluma H Syarifudin DA SH MH. Menurutnya, laporan adanya persengkokolan yang dilakukan oleh Balai Pengairan Wilayah VII dengan PT AA terkait pembangunan irigasi, karena memang lahan di sekitar PT AA sebelumnya memang transmigrasi, masih harus ditindaklanjuti. Sehingga wajar jika balai pengairan wilayah VII Provinsi Bengkulu membangun irigasi di skitar PT AA. “Kami juga akan melihat terkait laporan adanya dugaan persengkokolan, karena hal itu harus dibukttikan kebenarannya,” tegasnya. Tambahnya, Pemkab juga akan memanggil pengadilan dan juga kejaksaan. Hal ini untuk meminta keteangan terkait laporan warga Tenangan belum lama ini. Karena disampaikan bahwa ada warganya yang sudah dinyatakan bebas oleh MA namun tetap dihukum karena bersengketa lahan dengan PT AA di desanya. Bukan hanya soal pencaplokan lahan tapi juga terkait konflik dengan masyarakat. Sehingga menjadi tugas Pemkab Seluma untuk segera menyelesaikannya. “Satu persatu permasalahan ini akan kita selesaikan guna kepentingan masyarakat sendiri,” sampainya. (333)
Izin PT Agri Andalas Terancam Dicabut
Sabtu 15-02-2014,20:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB