BENGKULU, BE- Penyaluran kredit Usaha rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu mengalami pertumbuhan pada tahun 2013 lalu. Pertumbuhan yang terjadi pada penyaluran kredit program pemerintah tersebut mencapai 44,8 persen. \"Dibandingakan dengan pertumbuhan pada tahun 2012 lalu sebesar 50,7 persen, pertumbuhan yang terjadi pada tahun 2013 kemarin juga mengalami perlambatan. Senada dengan pertumbuhan kredit perbankan di Bengkulu yang mengalami perlambatan,\" ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Yuwono. Penyaluran KUR yang dilakukan perbankan Bengkulu pada tahun 2013 lalu mencapai RP 999,77 miliar, dengan jumlah debitur 74.676 orang. Sedangkan pada tahun 2012, penyaluran KUR Bengkulu sebesar Rp 690,459 miliar dengan jumlah debitur 55.270 orang. Sementara itu, sektor perdagangan masih menjadi sektor utama dalam penyaluran KUR sebesar 58,57 persen dengan non perporming loan (NPL) atau kredit macet sebesar 1,93 persen. Secara umum, persentase NPL KUR tercatat sebesar 1,55 persen. NPL tertinggi pada KUR tercatat pada sektor kontruksi, sebesar 15,06 persen yang memiliki porsi kredit sebesar 0,78 persen dari total penyaluran KUR. \"Secara umum NPL dari sektor KUR ini cukup rendah masih jauh dari batas maksimal yang ditetapkan sebesar 5 persen,\" tambah Yuwono. Lebih lanjut Yuwono menjelaskan, sebagian besar KUR disalurkan ke sektor perdagangan dan perkebunan seperti kelapa sawit dan karet. Sementara itu, terkait dengan fenomena yang terjadi di lapangan, Yuwono mengakui sebagian bank penyalur kredit masih mempersyaratkan agunan. Hal tersebut dilakukan karena jaminan yang diberikan pemerintah hanya sebesar 70 persen. Namun ia juga mengakui jika ada sebagin bank yang tidak meminta agunan. Meskipun penyaluran KUR cukup tinggi, namun beberapa faktor yang masih menjadi hambatan dan kendala dalam penyaluran KUR seperti sebagian masyarakat masih menganggap dana hibah, dan KUR dianggap sebagai modal usaha awal. \"Saat ini penyaluran KUR tidak hanya dilakukan oleh bank nasional saja, namun BPD Bank Bengkulu saat ini sudah bisa menyalurkan KUR,\" tutup Yuwono.(251)
KUR Tumbuh 44,8 Persen
Jumat 14-02-2014,11:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:43 WIB
Saldo DANA Tiba-Tiba Berkurang? Begini Cara Berhenti Langganan Aplikasi
Rabu 09-09-2026,10:36 WIB
Spotify Premium Makin Praktis, Begini Cara Berlangganan dari HP
Rabu 09-09-2026,13:52 WIB
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Jomplang, HPMPI Minta Pemerintah Selamatkan Pertashop
Rabu 09-09-2026,15:19 WIB
Jangan Asal Klik Link! Ini Ciri-Ciri Tautan Phishing yang Wajib Dikenali
Rabu 09-09-2026,15:03 WIB
Makin Canggih, Begini Cara Mengenali Foto Asli dan Hasil Buatan AI
Terkini
Rabu 09-09-2026,17:46 WIB
Pemkot Bengkulu Imbau Pengunjung dan Pedagang Pantai Panjang Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Rabu 09-09-2026,17:44 WIB
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Rabu 09-09-2026,17:42 WIB
Saksi Ungkap Kejanggalan Pengadaan SKU-AVR PLTA Musi, Harga ABB Lebih Murah tapi Yokogawa Jadi Pemenang
Rabu 09-09-2026,17:25 WIB