MUKOMUKO, BE - Tahun ini Pemkab Mukomuko mengusulkan raperda dan kebutuhan anggaran khususnya yang diperuntukan penyertaan modal yang mencapai puluhan miliar rupiah. Khusus untuk penyertaan modal ke PT Mukomuko Maju Sejahtera (MMS) masih dievaluasi. Ini dikarenakan APBD Kabupaten Mukomuko, bukanlah diperuntukan mencari deviden ataupun keuntungan sebesar – besarnya, melainkan untuk peningkatan pembangunan demi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan rakyat. “Kaji ulang dan evaluasi kembali khususnya mengenai penyertaan modal ke PT MMS,” kata Ketua DPRD Kabupaten, Drs Arnadi Pelam dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. Ini melihat sejak beberapa tahun lalu APBD Kabupaten Mukomuko, telah mengucurkan dana sebesar Rp 7 miliar ke PT MMS. Hanya saja, hingga saat ini belum ada laporan ataupun pertanggung jawaban mengenai penggunaan anggaran tersebut. Seperti apakah anggaran itu sudah habis, rugi dan apakah ada aset yang ditinggalkan atau lainnya. Inilah yang menjadi saran dan masukan bagi semua pihak baik itu eksekutif maupun legislatif terutama Komisi – komisi yang menaungi hal tersebut. Penyertaan modal miliaran rupiah yang diperuntukan pembangunan SPBU, tidaklah tepat. Yang tepatnya bangun pabrik CPO atau pun karet. Jika APBD belum mampu memplotkan anggaran semuanya, gandeng investor untuk bekerjasama. Ini akan berdampak langsung kepada masyarakat. Mulai dari akan merekrut tenaga kerja yang banyak dan jika terjadi stagnan pada buah ataupun karet milik masyarakat maka pabrik yang didirikan sebagian menggunakan uang rakyat bisa membantu masyarakat khususnya petani tingkat pendapatan dapat teratasi dan ada solusi. “Secara pribadi, rencana usaha yang akan dijalankan perusahaan daerah yakni SPBU saya tidak setuju. Lebih baik bangun pabrik CPO/karet,” katanya. Untuk penyertaan modal ke Bank Bengkulu, lanjut Arnadi, dinilai cukup baik. Dengan orientasi bersama - sama untuk membesarkan bank tersebut dan penyertaan modal yang dikucurkan pun tetap terjamin. Begitu pun dengan penyertaan modal ke BPR dan PDAM. Dimana hal tersebut untuk membantu dan memberikan pelayanan langsung yang positif bagi masyarakat banyak. “ Khusus penyertaan modal ke PT MMS supaya dikaji kembali. Karena APBD yang diperuntukan usaha SPBU tidak tepat dan orientasinya bukan untuk kepentingan masyarakat banyak, melainkan lebih mengarah untuk mencari keuntungan. Jika memang untuk mencari keuntungan sebesar –besarnya, lebih baik anggaran itu di masukannya semua ke Bank Bengkulu,” tegas politisi Demokrat itu.(90
APBD Bukan untuk Mencari Deviden
Rabu 12-02-2014,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,11:13 WIB
Layar 120 Hz di HP Rp1 Jutaan? Itel A200 Bisa Jadi Pilihan
Jumat 18-09-2026,11:01 WIB
Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Jumat 18-09-2026,10:47 WIB
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal, DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pengungsian
Jumat 18-09-2026,10:53 WIB
Hari Jumat Tiba, Jangan Lewatkan 4 Amalan Ini dari Salawat hingga Doa
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB