Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit Demam Berdarah (DB) bukan? Penyebaran penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue ini, banyak terjadi di negara-negara beriklim tropis dan subtropis, termasuk negara kita ini. Virus dengue dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Hidup nyamuk Aedes aegypti dimulai dari telur, kemudian telur berubah menjadi larva, kemudian berubah menjadi pupa (kepompong), dan yang terakhir barulah pupa berubah menjadi nyamuk Aedes aegypti dewasa. Proses perubahan ini disebut dengan metamorfosis dan nyamuk jenis ini mengalami metomorfosis empat tahap atau lebih dikenal dengan metamorfosis sempurna. Nyamuk betina dewasa dapat hidup selama 2 bulan, sedangkan nyamuk jantan dewasa hanya dapat bertahan hidup 1 minggu saja. Nyamuk jenis Aedes aegypti merupakan penyebab utama dari penyakit DB. Nyamuk jenis ini dapat dikatakan memiliki kebiasaan hidup yang sangat berbeda dengan nyamuk pada umumnya, karena nyamuk jenis ini mulai aktif dari pagi hingga sore hari. Nyamuk Aedes aegypti betina dewasa kerap kali menjadi tersangka utama dalam penularan penyakit DB, karena nyamuk betina dewasa perlu darah untuk bertahan hidup dan berkembang biak, sedangkan nyamuk jantan dewasa tidak menghisap darah tetapi memakan nectar (sari bunga) dari tumbuhan. Penyakit DB dapat terjadi apabila nyamuk Aedes aegypti menggigit manusia yang telah terjangkit penyakit DB, nyamuk jenis ini membawa virus dari manusia yang telah terjangkit penyakit DB ke manusia lainnya dengan cara menggigit dan menghisap darahnya. Nyamuk jenis Aedes aegypti banyak ditemukan di negara-negara yang beriklim tropis, seperti Asia, Timur Tengah, dan Pasifik. Nyamuk jenis ini sangat senang berkembang biak di tempat-tempat yang memiliki sistem air yang buruk (air yang tidak mengalir atau tergenang), tempat penampungan air seperti bak mandi, pot tanaman air, kaleng, dan ban bekas. Pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti dapat Anda lakukan dengan tiga cara, yaitu: -Secara Mekanis Lakukanlah gerakan 3M, menutup tempat penyimpanan air, menguras bak mandi, dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai. -Secara Kimia Pengasapan (pengasapan-malathion), menggunakan obat nyamuk, dan abatisasi (penaburan bubuk abate). -Secara Biologis. Dengan memelihara ikan sebagai predator dari nyamuk Aedes aegypti, menggunakan insektisida hayati yang berasal dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, dan Anda dapat menggunakan tanaman pengusir nyamuk.(net)
Kenali Nyamuk Penyebab Demam Berdarah
Selasa 11-02-2014,18:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,14:34 WIB
Astra Motor Bengkulu Hadirkan Nuansa Romantis Lewat Kegiatan “Scoopy Your Mode, Your Ride”
Senin 18-05-2026,12:25 WIB
Tips Kredit Motor Honda untuk Perorangan dan Perusahaan di Astra Motor Bengkulu
Senin 18-05-2026,12:00 WIB
Panduan Merawat Honda Rebel 1100, Jaga Performa Sang Cruiser Tangguh Bermesin 1.084 cc
Senin 18-05-2026,14:41 WIB
Ratusan Siswa SD dan SMP Kota Bengkulu Ikuti FLS3N 2026
Senin 18-05-2026,11:23 WIB
Ajang Cari Bibit Atlet PON 2028, Intip Daftar Juara Kejuaraan Menembak Danyonif 144/Jaya Yudha
Terkini
Selasa 19-05-2026,08:00 WIB
Honda ICON e: Tawarkan Sensasi Berkendara Modern dan Ramah Lingkungan
Selasa 19-05-2026,07:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Buka Lowongan Kerja, Cari Talenta untuk Posisi Workshop Head hingga Mekanik AHASS
Senin 18-05-2026,22:03 WIB
Honda Tire Jadi Pilihan Aman dan Nyaman Berkendara, Astra Motor Bengkulu Ajak Konsumen Gunakan Ban Standar
Senin 18-05-2026,21:43 WIB
Service Motor Kini Tanpa Antre, Astra Motor Bengkulu Ajak Konsumen Gunakan Aplikasi MotorkuX
Senin 18-05-2026,21:18 WIB