LEBONG UTARA, BE- Objek wisata andalan Kabupaten Lebong yakni Gua Kacamata di Desa Lebong Tambang, Lebong Utara, saat ini kondisinya tak terawat dan nyaris terbengkalai. Berdasarkan pantauan di lokasi, di dalam gua yang merupakan bekas tambang emas pada jaman kejayaan kolonial tersebut sangat kotor. Tak hanya oleh sampah plastik bekas makanan yang berserakan, namun juga terdapat pecahan botol minuman keras dan kaleng lem aibon. Sudirman, warga setempat mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa waktu. Kendati tempat tersebut terkesan angker, namun pada malam hari kerap digunakan sebagai tempat mabuk dan \"ngelem\". \"Memang begini kondisinya. Apalagi kalau malam minggu atau malam libur, banyak yang mabuk dan ngelem. Di dalam itu masih ada bekasnya,\" kata Sudirman. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Perhubungan Lebong M Syafik SE MM mengatakan jika dirinya baru mengetahui bahwa lokasi objek wisata tersebut di salahgunakan. Ia mengungkapkan akan segera berkoordisnasi dengan Satpol PP untuk melakukan Razia pada malam hari di lokasi Goa kacamata. \"Saya baru tahu kalau objek Wisata Lobang Kacamata dijadikan tempat mabuk-mabukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Agar hal ini tidak terulang lagi maka segera kita lakukan Razia dengan melibatkan Satpol PP,\" tegas Syafik. Terpisah, Waka I DPRD Lebong Ropi Elyan Joni, SE meminta pihak BMA dan MUI untuk tanggap. Sebab kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan lantaran berkaitan erat dengan masalah moral masyarakat. \"Masalah ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami minta kepada pihak terkait, seperti BMA dan MUI untuk segera menindaklanjuti kondisi ini. Masalah mabuk dan ngelem ini persoalan moral yang berdampak buruk bagi kesehatan. Kalau perlu koordinasi dengan aparat untuk melakukan razia. Jangan sampai ini menjadi kebiasaan yang berlarut-larut,\" pungkas Ropi. (777)
Jadi Tempat Mabuk dan Ngelem
Rabu 22-02-2012,12:06 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,15:46 WIB
Spektakuler! Kota Bengkulu Raih Rekor Dunia LEPRID Lewat Tari KATERA 15 Ribu Penari
Terkini
Selasa 28-07-2026,10:51 WIB
Tips #Cari_Aman di Jalan: Biasakan Gunakan Perlengkapan Berkendara Sebelum Naik Motor
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB