BENGKULU, BE - Perkembangan Ekspor Bengkulu pada tahun 2013 kurang menggembirakan. Hal ini bisa dilihat dari penurunan nilai ekspor yang dilakukan Bengkulu pada tahun 2013 kemarin. Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu, pada tahun 2013 lalu ekspor Bengkulu mengalami penurunan sebesar 42,71 persen. \"Selama tahun 2013 ekspor Bengkulu tercata sebesar US$ 154,11 juta atau turun sebesar 42,71 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada tahun 2012 yang tercata sebesar US$ 268,98 juta,\" ungkap Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir Dodi Herlando MEcon. Turunnya nilai Ekspor Bengkulu tersebut dikarenakan anjloknya harga batubara yang menjadi komoditas utama ekspor Bengkulu. Turunnya harga batubara tersebut sudah mulai terjadi sejak awal tahun 2013 lalu. Berdasarkan komoditas, selama tahun 2013 ekspor batubara Bengkulu tercatat sebesar US$ 141,64 juta atau turun sebesar 38,82 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada tahun 2012 yang tercatat sebesar US$ 231,53 juta. Ekspor cangkang sawit selama tahun 2013 tercatat sebesar US$ 6,96 juta atau naik sebesar 15,72 persen bila dibandingkan dengan ekspor tahun 2012 yang tercatat sebesar US$ 6,01 juta. Sementara itu untuk ekspor karet pada tahun 2013 tercatat sebesar US$ 4,99 juta atau turun sebesar 83,63 persen dibandingkan dengan ekspor pada tahun 2012 yang tercatat sebesar US$ 30,50 juta. Sementara itu perkembangan ekspor Bengkulu pada bulan Desember lalu juga mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Nopember. Pada bulan Desember 2013 nilai ekspor Provinsi Bengkulu tercatat sebesar US$ 8,37 juta atau turun sebesar 44,17 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan November 2013 yang tercatat sebesar US$ 15,00 juta. \" Pada bulan Desember 2013 Bengkulu mengekspor 3 komoditas yaitu batubara sebanyak 85 persen dari seluruh ekspor kemudian diikuti cangkang sawit dan kayu karet,\" tambah Dodi. Berdasarkan komoditas, ekspor Batubara tercatat sebesar US$ 7,13 juta atau turun sebesar 46,27 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan November 2013 yang tercatat sebesar US$13,27 juta, ekspor Cangkang Sawit tercatat sebesar US$ 1,07 juta atau turun sebesar 37,91 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan November 2013 yang tercatat sebesar US$ 1,73 juta. \"Untuk bulan Desember 2013 ekspor terbesar Bengkulu menuju India,\" terang Dodi. Ekspor Bengkulu ke India pada bulan Desember 2013 sebesar US$ 2,31 Juta atau 27,56 persen dari seluruh ekpor Bengkulu, diikuti Vietnam sebesar US$ 1,57 juta atau 18,78 persen dari seluruh ekspor Bengkulu, Jepang sebesar US$ 1,27 juta atau sebanyak 15,15 persen, Italia Sebesar US$ 1,07 juta atau 12,82 persen, Korea sebesar US$ 0,84 juta atau sebanyak 10,03 persen, Philipina sebesar US$ 0,59 juta atau sebanyak 7,07 persen, Malaysia sebesar US$ 0,55 juta atau 6,55 persen dan tujuan terakhir Eskpor Bengkulu pada Desember 2013 adalah China sebesar US$ 0,17 juta atau 2,04 persen dari seluruh ekspor Bengkulu.(251)
Ekspor Bengkulu Turun 42,71 %
Senin 10-02-2014,11:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,12:10 WIB
Harga Emas Antam Terbaru, Berapa Harga 1 Gram Hari Ini?
Selasa 08-09-2026,11:45 WIB
Jangan Asal Disapu! Ini Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik di Rumah
Selasa 08-09-2026,11:37 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berbahaya bagi Kesehatan? Ini Penjelasan Dokter
Selasa 08-09-2026,16:24 WIB
Diduga Picu Keracunan 7 Siswa, SPPG Padang Jati II Kota Bengkulu Hentikan Penyaluran MBG
Selasa 08-09-2026,13:43 WIB
Danlanal Bengkulu Temui Wali Kota Dedy Wahyudi, Bahas Sampah, Perikanan hingga Program Kedelai
Terkini
Selasa 08-09-2026,16:26 WIB
Warga Kota Bengkulu Diminta Waspadai Potensi Sebaran Abu Vulkanik
Selasa 08-09-2026,16:24 WIB
Diduga Picu Keracunan 7 Siswa, SPPG Padang Jati II Kota Bengkulu Hentikan Penyaluran MBG
Selasa 08-09-2026,16:22 WIB
Kecelakaan Maut di Pulau Baai Bengkulu, Pemotor Tewas Saat Truk Hendak Berbelok
Selasa 08-09-2026,16:20 WIB
Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjuti SPI 2025, OPD Diminta Tak Anggap Formalitas
Selasa 08-09-2026,16:18 WIB