HPN Bengkulu Paling Meriah

Jumat 07-02-2014,10:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

BENGKULU, BE - Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan di Provinsi Bengkulu merupakan yang paling meriah dari pelaksanaan HPN yang pernah ada. Ini terlihat dari geliat semarak proses HPN dan antusias masyarakat yang luar biasa. Demikian diungkapkan Ketua PWI Pusat, Margiono saat pembukaan pemeran dan HPN Expo di Sport Center Bengkulu, tadi malam.\"Pelaksanaa HPN kali ini merupakan pelaksanaan yang paling meriah,\" ungkap Pemimpin Rakyat Merdeka Grup ini yang langsung disambut meriah ribuan masyarakat Bengkulu yang memadati area Spot Center Bengkulu. Sambutan masyarakat Bengkulu yang sangat antusias memberikan nilai yang lebih bagi pelaksanaan HPN di Bengkulu. Selain itu ia juga menyampaikan rangkaian kegiatan HPN yang dimulai dari jalan santai dan fun bike berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikitpun. \"Seluruh masyarakat pers memberikan  penghormatan yang tinggi kepada Gubernur Bengkulu dan seluruh masyarakat Bengkulu yang telah mensukseskan kegiatan HPN hingga hari ini,\" tambah Margiono sembari berharap agar pelaksanaan HPN kali ini dapat mendorong kemajuan pers di Indonesia. Sementara itu Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah MPd dalam sambutannya mengatakan dipilihnya Bengkulu sebaga tuan rumah HPN menjadi kebanggaan sendiri bagi Provinsi Bengkulu. Ini juga sekaligus menjadi tantangan sendiri untuk mensukseskan HPN. Dan dengan berakhirnya HPN ini nanti bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bengkulu. \"Dengan dilaksanakannnya pameran dan HPN Expo ini kita berharap bisa menggeliatkan dan mengokohkan ekonomi Bengkulu,\" harap gubernur. Sementara itu dalam pelaksanaa HPN ini Gubernur Bengkulu menargetkan setidaknya ada tiga yang bisa dicapai yaitu sukses sebagai penyelenggara, sukses mempromosikan Bengkulu baik seca nasional maupun internasional. Dan terakhir sukses mendatangkan dana untuk percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu. \"Dengan dana percepatan pembangunan tersebut kita berharap bisa membuka isolasi yang ada sehingga Bengkulu bisa sejajar dengan daerah lain baik lokal, nasional maupun internasional,\" ujar gubernur. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Tifatul Sembiring dalam sambutannya juga berharap ke depannya ekonomi Bengkulu terus berkembang. Bahkan ia memuji pertumbuhan Bengkulu yang berada di atas rata-rata nasional. \"BPS baru saja merilis pertumbuhan ekonomi, dan berdasarkan info yang saya dapat dari koran ternya pertumbuhan ekonomi Bengkulu berada di atas nasional, dan ini sangat menggembirakan,\" jelas menteri asal PKS. Kedepannya ia berharap agar Pemerintah Bengkulu terus membangun koneksi ke Jakarta. Yaitu dengan mempermudah akses Bengkulu-Jakarta sehingga masyarakat luas akan semakin banyak yang mengetahui Bengkulu yang kaya akan potensi khususnya pariwisata dan budaya. Pembukaan pameran dan HPN expo diawali pengguntingan pita di area stand oleh Menkominfo. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pameran yang di kawasan Spot Center pantai Panjang Kota Bengkulu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP), Fredy Tulung,Ketua PWI Margiono, Kepala Sekretariat PWI Pusat  Rudi Ardianto, Dewan Pers Agus Muktaromo, Ketua Dewan Pers  Bagir Manan, Ketua Panitia Pusat HPN Rita Sri Hastuti, Ketua PWI  Bengkulu Sukatno serta kalangan pejabat FKPD Provinsi Bengkulu. Pembukaan HPN Expo sendiri ditandai dengan pemukulan 250 dol. Siapkan 3.500 Pasukan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 yang berlangsung di Bengkulu ini mendapatkan pengamanan ketat dari aparat keamanan. Setidaknya 3500 personel dikerahkan agar hajatan nasional yang dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu agar kegiatan tersebut berjalan sukses, lancar tanpa gangguan. \"Jumlah personel yang kita siapkan menjadi 3500 orang, yang terdiri dari TNI dan Polri yang ada di Bengkulu. Selain itu, sebanyak satu batalyon TNI kita datangkan dari Kodam II Sriwijaya untuk memperkuat pengamanan,\" kata  Pangdam II Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo, usai upacara gelar pasukan di Stadion Sawah Lebar, kemarin. Menurutnya, pengamanan bukan hanya dilakukan sejak kedatangan presiden Sabtu (7/2) besok, namun sejak H-7 sebelum 1 Februari lalu, pihaknya telah melakukan pengamanan di Kota Bengkulu. Hanya fokus pengamananya memang lokasi kegiatan HPN, terutam titik-titik yang bakal di kunjungi oleh presiden nanti. \"Fokus pengmanan kita adalah semua objek yang dihadiri presiden, termasuk wilayah laut,  pantai dan daratan,\" jelasnya. Disisi lain, Pangdam juga mengaku sudah memahami kondisi Bengkulu, seperti ideologi, politik dan karakter masyarakatnya. Sehingga pihaknya dapat mendeteksi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. \"Kemungkinan adanya aksi teroris juga akan kita deteksi dan harus dicegah. Teroris sendiri bukan hanya tanggungjawab aparat melainkan tanggungjawab semua masyarakat Provinsi Bengkulu,\" ujarnya. Untuk mengantisipasinya, Pangdam meminta mengaktifkan wajib lapor 1x24 jam. Hal ini untuk mencegah adanya tamu-tamu dari luar secara diam-diam untuk melancarkan aksinya. \"Sering kita lihat di perumahan pedesaan, bisa diantisipai dengan lapor cepat kepada aparat yang berwenang,\" tukasnya. Sementara itu, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd mengatakan, bahwa dalam tantanan berbangsa dan bernegara disebutkan salah satu tugas pokok TNI adalah menjaga keamanan presiden dan keluarganya dari berbagai ganguan, baik ancaman saat melakukan kunjungan kerja maupun ancaman dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, ia meminta apara TNI dan Polri melakukan pengamanan secara terpadu, agar tidak kegiatan yang dihadiri orang nomor satu di Indonesia itu tidak ada gangguan dari pihak manapun. \"Ancaman harus dideteksi sedini mungkin, setiap personel harus selalu meningkatkan kinerjanya guna menjamin keamanan presiden dan rombongannya,\" kata Junaidi. Ia juga menyebutkan, bahwa peran anggota TNI sangat penting demi suksesnya acara tersebut, dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menjalankan tugas. \"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untukk menjaga keamanan di Bengkulu, HPN sukses Bengkulu maju. Untuk petugas keamanan, saya tekankan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan, kuasai setiap tugas, tingkatkan kerjasama dan koordinasi antar unsur terkait, lakukan tugas dengan baik, sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab,\" tukasnya. Tindak Tegas Pendemo Dibagian lain, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Tatang Somantri MH mengungkapkan, sejauh ini belum ada organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mengajukan izin menggelar aksi saat kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bengkulu, Sabtu (7/11) besok. Jika pun ada, pihaknya tidak akan memberikan izin karena kunjungan presiden ke Bengkulu untuk membangun Bengkulu melalui momentum peringatan HPN. \"Belum ada yang ngurus demo. Kalau ada demo tanpa izin ada aturan hukumnya,\" tegas Kapolda. Ia juga mengaku tidak segan-segan menindak tegas para pendemo tersebut, jika sudah merusak fasilitas umum atau perbuatan yang mengganggu ketertiban umum. \"Jangan sampai petugas melakukan tindakan keras,\" singkatnya. Dibagian lain, Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah SAg MPd meminta media massa tidak memancing para mahasiswa atau OKP untuk menggelar aksi disaat kedatangan presiden tersebut. \"Media juga jangan mancing-mancing, kita menghormati Bengkulu ini ingin maju, jangan diganggu-ganggu,\" pinta gubernur. Menteri Malaysia di Balai Kota Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE menyatakan, Pemerintah Kota telah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk menyambut Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Dato’ Seri Ahmad Shabery Cheek. Ia menyampaikan, menteri berdarah Bengkulu tersebut akan tinggal di Balai Kota selama dia berada di Bumi Rafflesia. \"Kita sepenuhnya siap menerima beliau di Balai Kota,\" ujarnya usai menyambut kunjungan Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo di Markas Kodim 0407 Bengkulu, sekitar pukul 15.30 WIB, kemarin. Disamping penyambutan tersebut, Helmi meneruskan, pihaknya juga akan menjamu seluruh peserta Hari Pers Nasional (HPN) pada malam puncak pada hari Sabtu, tanggal 8 Februari 2014 nanti. Dalam kegaitan tersebut, Pemerintah Kota akan menyajikan masakan-masakan khas Bengkulu serta penampilan group-group kesenian di Kota Bengkulu. \"Semua persiapan sudah kita matangkan,\" tegasnya. Kemudian, Pemerintah Kota juga akan menyambut 6 orang peserta HPN dari DKI Jakarta. Dipenghujung HPN, Pemerintah Kota juga telah merencanakan pemberian bantuan 1 unit ambulance dari Kementrian Kesehatan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkulu. \"Kita akan tampilkan seluruh hasil kerajinan kita, hasil industri batik besurek kita, termasuk makanan-makanan khas kita. Sejumlah tempat di Balai Kota sudah direnovasi untuk penyambutan ini,\" paparnya. Walikota juga berkomitmen untuk menyambut HPN semeriah mungkin. Ia pun mengajak agar seluruh masyrakat dapat menyambut HPN ini dengan bersikap santun dan ramah terhadap para tamu-tamu yang datang dari luar. \"Dengan semangat 8 Tekad Bengkuluku semoga HPN ini dapat berlangsung dengan sukses dan lancar,\" tutupnya. Selain disambut Walikota, Pangdam II/Swj Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo juga disambut oleh Dandim 0407 Kota Bengkulu dan Kajari Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Budi Waluyo mengutarakan, suatu kebanggaan bagi warga Kota Bengkulu dengan kehadiran Presiden SBY. Ia berharap agar seluruh warga masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk kemajuan dan perkembangan perekonomian di Bengkulu. (009/400/251)

Tags :
Kategori :

Terkait