Menteri Malaysia Dipastikan Hadir

Kamis 06-02-2014,14:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

BENGKULU, BE - Ketidakhadiran sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di Bengkulu, setidaknya bakal terbayar. Ini setelah Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Dato\' Seri Ahmad Shabery Cheek beserta sejumlah perwakilan media negara jiran ini memastikan menghadiri puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) di Bengkulu. \"Kami akan datang untuk menghadiri Hari Pers Nasional di Bengkulu pada 9 Februari sekaligus mengadakan jamuan makan malam dengan sejumlah insan pers nasional,\" kata Shabery di Kuala Lumpur sebagaimana dilansir sejumlah media online. Selain Menteri Shabery, terdapat sejumlah pemimpin redaksi media massa di Malaysia termasuk sejumlah wartawan yang akan melakukan peliputan kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) tersebut.Menteri Shabery Cheek dijadwalkan tiba di Bengkulu pada 8 Februari dan kembali ke Kuala Lumpur, 10 Februari. Kehadiran rombongan Malaysia ini menunjukkan hubungan insan pers dua negara bertetangga ini telah terbina dengan baik dan diharapkan kedepannya semakin kokoh. \"Saya berharap kita bisa memiliki siaran berita seperti Al Jazeera yang boleh diterima oleh masyarakat Arab,\" katanya. Sementara itu Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah menyambut gembira informasi kepastian kehadiran Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Dato\' Seri Ahmad Shabery Cheek beserta sejumlah perwakilan media negara jiran. Ia pun berharap kedatangan tamu-tamu penting tersebut bisa memberikan dampak positif bagi Provinsi Bengkulu. \"Kita terus berikhtiar menjadi tuan rumah yang baik. Ini menjadi salah satu target sukses HPN, selain sukses penyelenggaraan dan percepatan pembangunan,\" imbuhnya. Cek Kesiapan Meskipun hanya tinggal 2 hari lagi menjelang puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2014, namun hingga kemarin (5/2) persiapannya belum tercapai 100 persen. Ini diketahui saat Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan B Najamudin, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Tatang Somantri MH dan Danrem 041 Gamas Bengkulu Kol Inf Achmad Sudarsoso melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi acara puncak HPN di Benteng Marlborough dan ke sekretariat HPN di Mess Pemda Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan tersebut, wagub dan rombongan menemukan persiapan yang belum maksimal. Seperti toilet portable atau toilet yang bisa dibongkar-pasangan untuk para menteri dan duta besar belum tersedia, penataan mess pemda dan Benteng Marlborough masih dalam pengerjaan, dan beberapa kekurangan lainnya. \"Saya lihat panitianya kurang sigap, karena sebelum persiapan ini telah kita koordinasikan,\" kata Sultan B Najamudin. Menurutnya, harusnya H-3 sebelum hari puncak semua persiapan sudah selesai, panitia hanya tinggal melakukan finishing dan gladi kotor. Namun kenyataannya, persiapan masih jauh dari harapan. kendati demikian, ia mengaku masih ada waktu bagi panitia untuk menyelesaikan semua persiapan yang belum tuntas. Dan ia berharap panita bisa memanfaatkan waktu yang tersesisa tersebut untuk memaksimalkan persiapan HPN. \"Masih ada waktu 2x24 jam lagi. Meskipun kelihatannya panitia saling lempar tanggungjawab namun kita tetap optimis kekurangan-kekurangan ini bisa dirampungkan dengan cepat,\" tukasnya. Persiapan yang dilakukan panitia ini berbanding terbalik dengan  persiapan pengamanan yang dilakukan pihak Polda Bengkulu. Bahkan kesiapan pengamanan dari Polda mencapai 200 persen. \"Persiapan Polda 200 bahkan 300 persen. Karena kami sudah, beberapa waktu belakangan ini kami tidak lagi melakukan persiapan di internal kami, tapi juga membantu persiapan yang dimenjadi tanggungjawab pihak lain,\" kata Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Tatang Somantri. Senada disampaikan Komandan Korem (Danrem) 041 Gamas Bengkulu, Kol Inf Achmad Sudarsono mengatakan kesiapan pihaknya juga tak kalah dengan persiapan yang dilakukan Polda Bengkulu. \"Pasukan dari Kodam Sriwijaya telah tiba di Bengkulu pukul 3 malam tadi (kemarin, red) sedangkan panser ANOA sebanyak 3 unit dalam perjalan dan  malam ini (malam tadi,red) tiba di Bengkulu. Tidak hanya itu, pasukan raider, alat detektor juga akan tiba malam ini,\" ungkap Danrem. Sementara itu, kemarin (5/2) sekitar pukul 08.30 WIB di Stadion Sawah Lebar digelar geladi upacara gelar pasukan pengamanan Hari Pers Nasional (HPN). Setidaknya 2.150 pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol, Dishub, PBK dan lainnya dilibatkan dalam pengamanan tersebut. Kasrem Letkol Infantri Bedali Harefa mengatakan upacara gelar pasukan pengamanan Presiden SBY akan digelar hari ini. Pengamanan akan dilakukan saat presiden berada di Bengkulu mulai dari tiba di Bandara hingga tempat-tempat yang dikunjunginya. HPN Expo & Pasar Rakyat Malam ini (6/2) pukul 19.30 WIB Hari Pers Nasional (HPN) Expo  dan Pasar rakyat akan dibuka. Kegiatan yang bertujuan untuk memeriahkan HPN ini dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Ir H Tifatul Sembiring. Dalam acara yang dipusatkan di Lapangan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) selaku pananggungjawab akan menghadirkan sedikitnya empat artis ibukota yang akan menghibur masyarakat Bengkulu. Keempat artis itu adalah Ratu Dewi dan Tika Kontestan Dangdut Indoonesia (KDI) serta Imey Mey dan Maxploor yang berasal dari Bandung. Tidak hanya itu, Band Wali juga akan ikut menggemparkan Bengkulu. \"Acara hiburan panggung rakyat ini akan berlangsung pukul 19.30 hingga 23.00 WIB malam besok (malam ini,red),\" kata Ketua Panitia Panggung Hiburan sekaligus Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Provinsi Bengkulu, H Hasanudin SE kepada BE, kemarin. HPN Expo dan Pasar Rakyat ini sendiri berlangsung hingga penutupan HPN, 10 Februari mendatang. Menurut Hasanudin, berbagai pameran akan digelar dalam kesempatan tersebut, seperti pemeran media massa, pameran kerajinan tangan hingga pasar yang menyediakan berbagai kebutuhan lainnya. \"Acara itu terbuka untuk umum, dan bagi masyarakat luas silahkan datang untuk memeriahkan rangkaian HPN tersebut,\" tukasnya.(cw4/400)  

Tags :
Kategori :

Terkait