ARGA MAKMUR, BE - Dugaan enam desa persiapan masuk dalam kawasan hutan lindung (HL) di Kecamatan Ketahun, yakni Limas Jaya, Alas Bangun, Simpang Batu, Lembah Duri, Sebayur Jaya, dan Baru Manunggal, saat ini belum didefinifkan. Dikatakan Plt Kabag pemerintahan Jhonson STP MM bahwa enam desa itu, tahun ini hanya dua desa yang bisa didefinitifkan yakni desa Simpang Batu dan Lembah Duri. \"Hal itu dikarenakan dua desa tersebut sudah memiliki adminsitrasi lengkap dan sah untuk dijadikan suatu desa,\" kata Jhonson. Sementara empat desa lagi, yakni Limas Jaya, Alas Bangun, Sebayur Jaya dan Alas Bangun belum bisa didefinifkan. Pasalnya masih ada administrasi yang harus diselesaikan terkait administrasi empat desa . \"Empat desa ini sulit didefiniifkan, karena masih ada administrasi desa yang harus diselesaikan,\" bebernya. Jhonson juga menjelaskan, untuk enam desa tersebut memiliki luas lahan mencapai lima hektar yang berdekatan dengan PT SIL. Dan diindikasikan ada empat desa masuk dalam hutan lindung (HL), yakni Limas Jaya, ALas Bangun, Sebayur Jaya dan Alas bangun. Besar kemungkinan empat desa ini sulit untuk didefinifkan, kecuali dari kementrian akan menghibahkan lahan tersebut. \"Alasannya warga sudah sekian tahun menempati lokasi itu, dan tidak mengetahui batasan HL,\" ujarnya. Terkait hal itu, Dirjen Konservasi dan Perlindungan Hutan Kemenhut, Ir Soni Partono MM, mengatakan tidak ada bentuk sanksi jika HL sudah dibuka sekian tahun untuk pemukiman. Apalagi alasannya tidak mengetahui batasan HL. Dan untuk desa yang belum didefinifkan silahkan segera lakukan pengecekan terlebih dahulu dan lakukan sesuai dengan proses. \"Tidak ada salahnya, harusnya pemerintah daerah segera lakukan pengecekan dengan tim kehutanan, dan ini tidak ada sanksi sama sekali,\" tegasnya. (117)
Desa di Hutan Lindung Didefinitfkan
Selasa 04-02-2014,11:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Jumat 06-11-2026,18:17 WIB
Seleksi Petugas Haji Daerah 2027: Syarat dan Jadwal Lengkap
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Terkini
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB