BENTENG, BE - Kepala Capem Bank Bengkulu Karang Tinggi, Herman Syafri mengatakan, sebanyak 3.300 Kartu Pegawai Elektronik (KPE) dilingkungan Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). saat ini masih divalidasi untuk dibuatkan PIN, dalam mendukung penggunaan ganda sebagai ATM alat untuk menarik gaji secara online di ATM Bank Bengkulu. Hanya saja, kendalanya dikarenakan cukup banyak sehingga memerlukan waktu yang tidak sebentar. \" Sebagian ada yang sudah selesai dan sebagian masih ada yang belum karena masih dalam tahap pembuatan PIN-nya,\" ungkapnya. Menurut Herman, KPE yang sudah selesai dari KemeNpan dan RB langsung diserahkan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Bank Bengkulu. Nantinya seluruh KPE dikirimkan ke kantor pusat Bank Bengkulu untuk dibuat PIN. Untuk PIN yang sudah selesai saat ini berjumlah cukup banyak atau mencapai diatas seribu. “Pada kartu itu sudah dibuat number identitas, sekarang tinggal proses encord kartu untuk menyesuaikan nomor dengan PIN kartu,” katanya. Dijelaskannya, sampai saat ini baru sebagian kartu sudah dituntaskan. Sehingga, bagi yang sudah selesai, belum diberikan karena pengunaannya tetap dilakukan serempak. Selain itu, juga sesuai petunjuk BKPPD (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah) Benteng jika seluruh kartu akan difungsikan setelah tuntas proses validasi secara keseluruhan. “Sekarang baru selesai setengah, jadi pengunaannya, tunggu semuanya selesai dan tidak ada lagi masalah ,” jelasnya. Ia menambahkan, pada KPE juga dapat dipakai multi fungsi. Seperti untuk Taspen, ASKES, pengambilan uang secara online di ATM Bank Bengkulu, atau di ATM bank dengan logo bank bersama seluruh indonesia, selain Bank BCA. “Pada kartu itu tidak hanya sebagai identitas pegawai, tetapi kartu ini dipakai untuk kebutuhan lainnya berhubungan dengan pegawai,” tambahnya. Terpisah, Sekretaris Daerah Benteng, Drs. H Darmawan Yakoeb SH, mengungkapkan, penerapan KPE untuk untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya di birokrasi. Lebih maju atas kinerja pemerintahan untuk memangkas banyak regulasi pelayanan terhadap pegawai. Juga berguna oleh PNS menggunakan teknologi smartcard (autentifikasi sidik jari). “Selain itu kartu tersebut juga untuk kepentingan layanan perbankan, kesehatan Taspen, dan Tabungan Pegawai Daerah (Tapeda), pengambilan data biometrik PNS melalui “scan” sidik jari pegawai,” tutupnya.(111)
KPE Benteng Belum Rampung
Minggu 02-02-2014,13:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,10:02 WIB
Polres Bengkulu Selatan Masih Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Pantai Pasar Bawah
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,10:07 WIB
Pelajar SMP Asal Pondok Batu Hilang Terseret Ombak di Pantai Badri Mukomuko
Kamis 11-06-2026,11:48 WIB
Polresta Bengkulu Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Operasi Antik Nala 2026
Terkini
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Kamis 11-06-2026,15:15 WIB