BENTENG, BE - Tidak hanya tenaga pendidik yang diharapkan pemerataannya oleh masyarakat, tetapi pemerataan tenaga kesehatan dibawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) semestinya juga dilaksanakan. Mengingat tenaga kesehatan dalam hal ini yang bertugas di unit pelaksana teknis (UPT) pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) lebih banyak di wilayah perkotaan dibandingkan pedalaman. Hal ini, diungkapkan oleh Anggota Komisi III DPRD Benteng, Ibnu Hajar. Menurutnya, upaya kesehatan dimasyarakat hal yang harus diprioritaskan. Agar pelayanan kesehatan lebih merata dirasakan masyarakat, memang memerlukan pemerataan medis. “Sebanyak 22 UPK puskesmas di Benteng, tetapi penugasan tenaga medisnya tidak merata, lebih cenderung ke wilayah perkotaan,” terang Ibnu Hajar. Dikatakannya, beberapa Puskemas banyak sepi setiap jam kerja. Petugas medisnya tidak semangat kerja. Hal itu dipengaruhi jumlah PNS yang lebih sedikit, membuat PNS yang bertugas lebih santai dan tidak taat disiplin. “Kalau PNS banyak, aturan ditetapkan kepala Puskesmas dipatahui, saya rasa pelayanan di Puskesmas bisa terlaksana secara optimal,” katanya. Ia berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait memikirkan hal pemerataan tenaga medis yang bertugas di puskesmas. Untuk mengurangi jumlah tenaga di Puskesmas yang kekurangan tenaga di wilayah pedalaman. “Jangan guru saja yang jadi prioritas, untuk tenaga medis juga harusnya dilakukan pemerataan dan seadil-adilnya untuk bertugas,” imbuhnya. Ditambahkannya, hasil pendataan diketahui beberapa tenaga medis menumpuk di Puskesmas Kembang Seri, Tabalagan, Pekik Nyaring, Ujung Karang, Karang Tinggi, Bentiring, Tanjung Dalan. Sementara tenaga medis kekurangan di puskesman Jambu, puskesmas Pagar Jati, Puskesmas Sekayun, puskesmas di Pematang Tiga, Taba Teret, Puskesmas Merigi Sakti dan Arga Indah I. Imbauan ini penting dan perlu dilanjutkan. Jangan sampai masyarakat menilai kebijakan pemerintah diskriminasi dan hanya memikirkan masyarakat di perkotaan. Sedangkan masyarakat wilayah pedalaman dikeduakan. Padahal ada beberapa puskesmas perawatan yang butuh tenaga lebih, malah jumlah petugasnya sedikit dibandingkan tenaga puskesmas biasa.(111)
Tenaga Kesehatan Perlu Pemerataan
Sabtu 01-02-2014,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-07-2026,23:38 WIB
Marsal Abadi Resmi Daftar Balon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sukatno Balon DK
Rabu 08-07-2026,23:44 WIB
Tiga Bakal Calon Kembalikan Berkas, Perebutan Kursi Ketua PWI Bengkulu Mengerucut
Kamis 09-07-2026,08:39 WIB
Terlibat Pekelahian, Remaja di Bengkulu Selatan Tewas, Pelaku Masih Diburu
Kamis 09-07-2026,08:42 WIB
AKBP Aron Sebastian Resmi Pimpin Polres Bengkulu Selatan
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Terkini
Kamis 09-07-2026,18:06 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD, Maksimalkan 13 Sektor Pajak dan Retribusi
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Kamis 09-07-2026,17:59 WIB
Rumus Institute Beberkan Siasat Pabrik Sawit di Mukomuko Dapat 900 Kg Buah Gratis Per Truk
Kamis 09-07-2026,17:57 WIB