BENGKULU, BE- Meskipun hasil sensus pertanian yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2013 lalu, menunjukkan 60 persen ekonomi Bengkulu masih didominasi oleh sektor pertanian. Namun Provinsi Bengkulu masih bergantung dari hasil pertanian daerah lain. Menurut Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir Dodi Herlando MEcon, hal tersebut tidak terlepas dari sistem kelola yang dilakukan pemerintah maupun peetani yang ada di Bengkulu. \"Saat ini kondisi pertanian kita masih sedikit kacaua, karena belum terfokusnya pengelolaan pertanian di Provinsi Bengkulu,\" ungkap Dodi. Tidak terfokusnya pengelolaan pertanian tersebut, mengakibatkan pertanian Bengkulu seperti kacau. Ia mencontohkan secara sederhana untuk memfokuskan atau membuat sentra pertanian di Provinsi Bengkulu seperti menjadikan wilayah Utara Bengkulu sebagai sentra perkebunan seperti sawit dan karet. Sedangkan untuk selatan didominasi oleh padi, wilayah curup sebagai sentra sayuran. Namun menurutnya saat ini kondisi tersebut sangat tidak jelas, terlebih lagi daerah utara apakah akan dijadikan wilayah pertambangan ataupun perkebunan. \" Dengan terfokus seperti itu makan Bengkulu bisa menjadi swasembada pangan dan pengeolaannya akan menjadi lebih mudah. Hasil sensus pertanian kemarin kami berharap kedepan pemerintah lebih memfokuskan atau membuat sentra pertanian yang berbeda disetiap kabupatennya\" tambah Dodi. Lebih lanjut Dodi menjelaskan, untuk mencapai swasembada pangan tersebut pemerintah juga harus memberikan pelatihan atau pendampingan kepada para petani di Bengkulu. Dengan adanya pelatihan tersebut petani Bengkulu akan menjadi petani modern sehingga hasil yang diharapkan juga akan maksimal. Selain menjadikan sentra pertanian serta pendampingan, pemerintah juga harus membangun infstruktur dan menjaga keamanan Provinsi Bengkulu. Menurut Dodi, yang paling utama perbaikan infrastruktur yang harus dilakukan pemerintah Provinsi Bengkulu adalah infrastruktur jalan poros yaitu ke utara, selatan dan lubuk linggau. Baiknya infrstruktur jalan di tiga poros tersebut, ia menjamin Bengkulu akan keluar dari ketersolasian. Karena dengan membaiknya infrastruktur maka berbagai macam jenis pekerjaan akan keluar karena menurutnya infrastruktur merupakan jendela pembangunan. \"Sudah saatnya pemerintah mebangun basis pertanian dan mensinergikan setiap basis pertanian tersebut. Jika hal tersebut sudah dilakukan maka saya yakin Bengkulu akan mampu memenuhi sendiri kebutuhan masyarakat Bengkulu,\" tutup Dodi.(251)
Sektor Pertanian Belum Fokus
Senin 27-01-2014,10:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 01-05-2026,18:42 WIB
May Day Bengkulu 2026 Berlangsung Damai, Buruh Pilih Dialog dan Aksi Sosial Ketimbang Turun ke Jalan
Jumat 01-05-2026,18:20 WIB
Menko Pangan Resmikan Pasar Rakyat Purwodadi Bengkulu Utara
Jumat 01-05-2026,17:33 WIB
Pemprov Bengkulu Gulirkan Pemutihan Pajak dan Hadiah Emas, Dorong Wajib Pajak Lebih Patuh
Jumat 01-05-2026,16:58 WIB
Wali Kota Cup 2026 Digelar, Turnamen Mini Soccer Pelajar dan OPD se-Bengkulu Dibuka
Jumat 01-05-2026,17:13 WIB
Misteri Kematian Gajah di Mukomuko, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Ancaman Serius Habitat Liar
Terkini
Sabtu 02-05-2026,08:07 WIB
Mandi di Muara, Pelajar 14 Tahun Meninggal
Sabtu 02-05-2026,08:03 WIB
Enam Rumah di Rejang Lebong Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta
Sabtu 02-05-2026,08:01 WIB
Pembangunan 5 Unit RTLH TMMD Ke-128 Seluma Dikebut
Jumat 01-05-2026,18:42 WIB
May Day Bengkulu 2026 Berlangsung Damai, Buruh Pilih Dialog dan Aksi Sosial Ketimbang Turun ke Jalan
Jumat 01-05-2026,18:20 WIB