METODE ekstrim untuk membersihkan perabotan rumah tangga seperti disikat atau memanfaatkan bahan pembersih paling kuat belum tentu membuat rumah anda benar-benar terhindar dari kuman. Karenanya, saat bersih-bersih ada beberapa perabot di rumah yang harus diprioritaskan. Menurut Kelly Reynolds, pakar biologi lingkungan dari Zuckerman College of Public Health, University of Arizona, ada 8 benda paling berkuman yang ada di rumah sehingga butuh upaya ekstra untuk membersihkannya. Apa saja itu? 1. Spons Agak ironis karena ternyata alat pembersih ini justru yang paling berkuman di rumah. Dan spons terbukti selalu positif mengandung bakteri penyebab penyakit seperti Salmonella, E. coli, Staphylococcus, termasuk virus influenza, selain menjadi tempat yang ideal untuk perkembangbiakan bakteri. Dengan sekali bilas, anda bisa saja menyebarkan bakteri penyakit ke berbagai tempat, terutama ke benda-benda yang kerap dibersihkan dengan spons misal alat makan. 2. Bak cuci piring \"Di area ini biasanya bersarang lebih dari 500.000 bakteri atau 10 kali lebih banyak daripada yang ditemukan di dudukan toilet,\" kata Reynolds, seperti dilansir laman Fox News, Minggu (19/1). Selain jarang dibersihkan karena biasanya hanya dibilas dengan air, bak cuci piring terkadang juga dipakai sebagai tempat untuk meletakkan buah dan sayur mentah setelah dan sebelum dicuci, sejajar dengan pisau dan daging mentah. Kondisi semacam ini menyebabkan patogen mudah berkeliaran. Belum lagi karena tempatnya yang lembab dan dipenuhi sisa-sisa makanan membuat bakteri mudah berkembang biak di sini. 3. Sikat gigi \"Anda bisa jatuh sakit hanya karena sikat gigi, bahkan anda bisa terus terinfeksi karenanya,\" terang Reynolds. Sikat gigi sering menumpuk kuman dari mulut dan diletakkan di dalam kamar mandi yang lembab, padahal bisa saja alat ini tercemar bakteri yang melayang-layang di udara dari toilet yang tidak tertutup. Apalagi, sikat gigi seringkali ditemukan mengandung bakteri e-coli, listeria, streptococcus, hingga jamur. 4. Perangkat elektronik Yang menduduki peringkat teratas sebagai perangkat elektronik paling berkuman adalah remote control TV dan keyboard komputer, apalagi keduanya jarang dibersihkan. Riset yang dilakukan Reynolds mengindikasikan bahwa salah satu dari keduanya mengandung ribuan bakteri, termasuk yang jenisnya sama dengan yang ada di spons cuci piring. 5. Karpet ruang keluarga Karpet di ruangan tempat berkumpulnya keluarga bisa jadi mengandung 200 ribu bakteri per inci perseginya. Di antaranya yang ditemukan Reynolds adalah e-coli, salmonella dan MRSA, salah satu jenis bakteri yang menyebabkan infeksi kulit. Sel-sel kulit manusia, partikel makanan, serbuk sari dan bulu hewan peliharaan yang menumpuk di karpet juga berfungsi sebagai tempat berkembang biak yang baik bagi kuman. 6. Handuk \"Apalagi jika handuk dibiarkan lembab hingga 20 menit lebih, jamur dan bakteri akan berkembangbiak disitu,\" kata Reynolds. Untuk itu makin sering seseorang menggunakan satu handuk yang sama berulang kali, terutama yang lembab, bisa jadi peluangnya untuk terkena alergi atau ruam dan infeksi serius lainnya juga makin besar. 7. Tas tangan Sebagian besar tas tangan mengandung puluhan ribu bakteri, terutama di bagian bawahnya, tapi ada juga yang sampai jutaan. Apalagi jika anda mengunjungi berbagai tempat yang berbeda seperti restoran dan supermarket. 8. Kandang peliharaan Sudah banyak studi yang menunjukkan bahwa dalam satu kandang terdapat ratusan kuman, termasuk MRSA. Belum lagi jika ditambah kotoran si hewan itu sendiri, serbuk sari yang dibawa anjing dan kucing dari luar, bulu-bulunya lalu sel-sel kulitnya yang mati, kesemuanya membuat kandang jadi tempat di mana kuman mudah tumbuh dengan cepat.(fny/jpnn)
Ada 8 Benda Paling Berkuman di Rumah Anda
Selasa 21-01-2014,12:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,09:23 WIB
Ribuan KK Terdampak Banjir, BPBD Kota Bengkulu Masih Lakukan Pendataan
Selasa 07-04-2026,08:58 WIB
Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu Segera Jalan, Ini Syarat Penerimanya
Selasa 07-04-2026,08:39 WIB
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Bengkulu Selatan Keluhkan Penurunan Pembeli
Selasa 07-04-2026,08:42 WIB
Kejari Mukomuko Musnahkan Barang Bukti 34 Perkara, Ganja Dibakar dan Sabu Dilarutkan
Selasa 07-04-2026,10:08 WIB
Penguatan Budaya Daerah dan Perlindungan Bahasa Lokal Dibahas Dalam Raker DPD RI
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:05 WIB
Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu Diwarnai Kendala Teknis, Disdik Lakukan Evaluasi Harian
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,16:32 WIB
Polda Bengkulu Geledah RSKJ Soeprapto dan BKAD, Dalami Dugaan 'Jual-Beli' Rekrutmen Non ASN
Selasa 07-04-2026,16:28 WIB
Layanan Darurat Mendesak, Dinkes Mukomuko Usul Tambahan Ambulans untuk RS Pratama Ipuh
Selasa 07-04-2026,16:26 WIB