BEBERAPA orang tua enggan memarahi anaknya lantaran takut perkembangan si buah hati bakal terganggu. Sepertinya, hal itu memang benar adanya terutama bagi anak yang berusia di bawah tiga tahun. Dalam sebuah studi para peneliti percaya, jika terlalu sering memarahi anak ketika ia berusia di bawah tiga tahun bisa membuat mereka anti-sosial saat beranjak dewasa. Mereka mengatakan perlakuan orang tua yang terlalu kasar, keras, bahkan cenderung egois bisa mempengaruhi perilaku si anak jadi lebih buruk. Peneliti menemukan sifat-sifat buruk ini berkembang sebagai hasil dari reaksi berlebihan salah satu bagian otak. Namun, hal itu bisa diubah dengan memberikan dukungan dan pengasuhan yang bersifat aktif ketika anak-anak mulai menunjukkan masalah dalam perilakunya. \"Ketika anak-anak berbohong atau mencuri, secara naluriah orang tua akan bertanya apakah anaknya akan tumbuh dengan sifat seperti itu. Namun, perlu diingat sifat tersebut bisa saja menjadi gangguan perilaku anak-anak saat dewasa,\" kata psikolog Dr. Luke Hyde, seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (15/1). \"Gangguan perilaku tersebut bisa diperparah jika orang tua terlalu keras dan galak pada anaknya terutama yang berusia di bawah tiga tahun. Prevalensi gangguan perilaku itu sekitar sepuluh persen,\" tambah Dr. Luke. Dr Luke dan tim dari University of Michigan, Duke University, University of Pittsburgh, dan lembaga lain menyelidiki hubungan lingkungan dan kondisi biologis anak-anak untuk melihat bagaimana mereka mengelola perilakunya di kemudian hari. Mereka menemukan anak-anak yang mendapat perlakuan kasar dan keras cenderung berperilaku anti sosial saat mereka dewasa. Perilaku anti sosial itu termasuk kejam terhadap hewan, tidak merasa bersalah meski melakukan kekeliruan, licik, berbohong, egois, dan menolak untuk memperbaiki tingkah lakunya meski sudah dihukum. \"Perilaku ini memang cukup umum terjadi. Tapi jika setelah umur tiga tahun mereka masih berperilaku seperti ini, sifat anti sosial mereka justru akan meningkat di tahun berikutnya. Maka dari itu, orang tua sebaiknya bisa mengelola masalah perilaku anaknya dengan lebih banyak menghabiskan waktu dengan buah hatinya melalui kegiatan yang positif dan sebisa mungkin menghindari hukuman yang merujuk pada kekerasan,\" pungkas Dr. Luke.(fny/jpnn)
Marahi Anak Di Bawah 3 Tahun, Bahaya
Minggu 19-01-2014,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:43 WIB
Saldo DANA Tiba-Tiba Berkurang? Begini Cara Berhenti Langganan Aplikasi
Rabu 09-09-2026,15:19 WIB
Jangan Asal Klik Link! Ini Ciri-Ciri Tautan Phishing yang Wajib Dikenali
Rabu 09-09-2026,10:36 WIB
Spotify Premium Makin Praktis, Begini Cara Berlangganan dari HP
Rabu 09-09-2026,13:52 WIB
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Jomplang, HPMPI Minta Pemerintah Selamatkan Pertashop
Rabu 09-09-2026,15:03 WIB
Makin Canggih, Begini Cara Mengenali Foto Asli dan Hasil Buatan AI
Terkini
Rabu 09-09-2026,17:46 WIB
Pemkot Bengkulu Imbau Pengunjung dan Pedagang Pantai Panjang Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Rabu 09-09-2026,17:44 WIB
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Rabu 09-09-2026,17:42 WIB
Saksi Ungkap Kejanggalan Pengadaan SKU-AVR PLTA Musi, Harga ABB Lebih Murah tapi Yokogawa Jadi Pemenang
Rabu 09-09-2026,17:25 WIB