KOTA MANNA, BE – Rencana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan melakukan mutasi guru sebelum ajaran baru dimulai Senin (13/1) sepertinya tidak bakal terwujud alias gagal. Pasalnya draft usulan evaluasi mutasi guru yang disampaikan oleh Dinas Dikpora BS dinilai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat BS masih ada kejanggalan sehingga draft usulan tersebut dikembalikan. Kepala BKD BS, Ahmat Waif MPd, mengungkapkan jika pengembalian itu dilakukan lantaran ada kejanggalan dalam draft usulan mutasi. “Kami sudah cek usulan dari dinas, tapi ada kejanggalan sehingga Rabu kemarin saya sudah perintahkan Kabid Mutasi untuk mengembalikan draft usulan pada disdikpora untuk diperbaiki,” kata Ahmad. Menurutnya, kejanggalan yang ditemukan pihaknya pada saat melakukan telaah yakni salah satunya permasalahan penempatan guru olahraga. Pasalmya ada sekolah yang hanya memiliki guru olahraga, namun dalam draft mutasi akan dimutasikan ke sekolah lain. Sedangkan tidak ada usulan untuk guru olahraga baru sebagai pengganti guru olahraga yang dimutasi di sekolah tersebut. Padahal sambung Waif, mutasi guru untuk saat ini hanya merupakan evaluasi dari mutasi guru beberapa bulan lalu. Terlebih lagi dalam mutasi kali ini tujuan mutasi untuk memperbaiki mutasi guru dan untuk melakukan pemerataan guru. Sehingga jika pihaknya menyetujui draft usulan itu, maka dirinya memperkirakan mutasi ini nanti juga akan kembali bermasalah. “Tujuan mutasi kali ini kan untuk evaluasi, bukan untuk membuat masalah baru dengan memindahkan guru yang hanya satu dimililiki oleh sekolah hingga menyebabkan sekolah itu mengalami kekosongan guru olagraga,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora BS, Sahidin Maim MPd mengaku jika draft usulan evaluasi mutasi guru masih ada di BKD dan pihaknya belum menerima SK mutasi guru tersebut ataupun pengembalian draft mutasi. Sahidin berharap agar BKD menerima usulan draft itu tanpa mengubahnya. Pasalnya tahun ajaran baru tinggal menunggu beberapa ahri ke depan. Sahidin mengklaim draft mutasi itu sesuai dengan kondisi di lapangan dan berdasarkan hasil masukan dari berbagai pihak seperti PGRI, UPTD pendidikan dan pengawas SSekolah. Usulan mutasi itu diantaranya guru SMA/SMK ada 74 guru, SMP ada 112 guru, SD ada 114 guru dan TK sebanyak 11 guru. Sedangkan usulan mutasi kepsek ada 16 orang yaitu 1 kepsek SMA, 2 kepsek SMP dan 13 kepsek SD. “Draft yang kami sampaikan sudah berdasarkan kondisi ril di lapangan, harapan kami tidak ada perubahan dari draft ini. Kalaupun datanya ada kejanggalan kami belum menerima pengembalian draft,” terang Sahidin.(369)
Mutasi Guru Terancam Gagal
Jumat 10-01-2014,16:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,11:13 WIB
Layar 120 Hz di HP Rp1 Jutaan? Itel A200 Bisa Jadi Pilihan
Jumat 18-09-2026,11:01 WIB
Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Jumat 18-09-2026,10:47 WIB
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal, DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pengungsian
Jumat 18-09-2026,10:53 WIB
Hari Jumat Tiba, Jangan Lewatkan 4 Amalan Ini dari Salawat hingga Doa
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB