KOTA MANNA, BE – Adanya rencana pelatihan pengelolaan keuangan sebelum ADD sebesar 10 persen diterapkan di Bengkulu Selatan, disambut baik oleh para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bengkulu Selatan (BS). “Saya setuju jika kami harus dilatih terlebih dahulu sebelum besaran ADD diterapkan sesuai dengan PP 72 tahun 2010 tentang pemerintahan desa,” kata Toni Irawan, Kepala Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna, kemarin. Hanya saja sambung Toni, dirinya berharap agar pemda BS benar-benar merealisasikan ucapannya tersebut dengan benar-benar menerapkan PP 72 tahun 2010 dalam hal pencairan dana ADD. Sebab dangan diterapkannya PP tersebut, maka akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan. Dengan ADD yang besar, maka geliat perekonomian di pedesaan benar-benar dapat dirasakan masyarakat pedesaan. “Namun kami akan tagih janji Pemda kembali pada tahun 2015 untuk menaikan ADD,” pungkasnya. Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Banding Agung Kecamatan Seginim, Saharudin. Dia menyetujui adanya pelatihan bagi kepala desa dan perangkatnya terkait pengelolaan dana. Namun setelah adanya pelatihan itu, diharapkan agar pemda tidak lagi memberikan alasan untuk belum menerapkan PP 72 terkait besaran alokasi dana desa (ADD). “Kami menerima alasan pemda untuk melatih kami dahulu pada tahun 2014 ini sebelum ADD ditingkatkan, tetapi untuk tahun 2015 harapan Kami ADD benar-benar disalurkan sesuai aturan yang sudah dibuat pemerintah pusat,” demikian Saharudin. Sebelumnya Kepala DPPKAD BS, H Darmin SE mengungkapkan, tahun 2014 ini besaran ADD masing-masing kecamatan belum bisa dinaikan sebagaimana PP 72 tahun 2010 tersebut dengan besaran 10 persen dari APBD. Namun pada tahun 2015 menurutnya pemda BS akan menyesuaikan dana ADD itu sesuai aturan yang berlaku. Sehingga sebelum ADD dinaikan, pada tahun 2014 ini pihaknya akan memberikan pelatihan pada kepala desa dan perangkatnya dalam hal pengelolaan keuangan desa. “Pengelolaan keuangan desa itu sama dengan pengelolaan keuangan pada APBD, sehingga agar tidak salah perlu adanya pelatihan, setelah itu ADD 10 persen dari APBD setelah dikurangi belanja rutin,” terangnya.(369)
APDSEI Siap Ikuti Pelatihan
Rabu 08-01-2014,20:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,11:12 WIB
Meta One Resmi Meluncur, Paket Instagram hingga WhatsApp Mulai Rp52 Ribuan per Bulan
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,11:01 WIB
25 Ribu Pelari Serbu GBK, Pelari Kenya Ikut Ramaikan MILO ACTIV Indonesia Race 2026
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB
1.000 Aparatur Desa di Mukomuko Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Kamis 17-09-2026,11:39 WIB
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Terkini
Kamis 17-09-2026,16:57 WIB
Sidang Perkara Perdata, Saksi Pastikan 12 Akta Dibacakan Sebelum Ditandatangani
Kamis 17-09-2026,16:50 WIB
Kepala SMKN 1 Bengkulu Dipanggil Disdikbud, Sanksi Tunggu Keputusan Sekda dan BKD
Kamis 17-09-2026,14:33 WIB
Siap Digunakan, Kapolres Mukomuko Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB