CURUP, BE - Kabupaten Rejang Lebong terancam tanpa pembahasan anggaran, pasalnya tahapan pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2014 yang mulai dilaksanakan sejak Sabtu, 4 Januari 2014 tersebut tidak memenuhi kuorum rapat atau hanya dihadiri 7 anggota dewan. Bahkan pembahasan yang berlangsung, Senin (6/1) ternyata hanya diikuti oleh 6 orang anggota dewan, diantaranya Darussamin, Untung Basuki, Heri Apriansyah, Jalaludin, Syahril Effendi, Mawardi, sisanya tidak satupun yang ikut rapat pembahasan. Namun pembahasan tetap dilanjutkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong Drs Darussamin, meski tidak memenuhi persyaratan kehadiran 50 persen plus satu, dari total 16 orang anggota Badan Anggaran yang ada. Tindakan Ketua DPRD RL melanjutkan rapat pembahasan KUA dan PPAS tanpa memenuhi kuorum tersebut ternyata mendapat kecaman dari Fraksi Golkar. Ketua Fraksi Golkar Yurizal M, BE kepada Bengkulu Ekspress menegaskan, pembahasan KUA dan PPAS yang tetap berlangsung tanpa memenuhi kuorum rapat tersebut cacat hukum. \"Harusnya dihadiri minimal 9 anggota Badan Anggaran, jika dilanjutkan cacat hukum. Kami khawatir produk APBD juga akan cacat hukum jika tetap dipaksakan untuk dilakukan,\" tegasnya. Yurizal sebagai Ketua Fraksi Golkar akan menegur keras Ketua DPRD RL yang tidak lain merupakan kader Golkar tersebut. \"Saya sudah instruksikan karena tata tertib kita seperti itu, tidak memenuhi kuorum artinya tidak sah. Tetapi mungkin karena Ketua Dewan merasa sudah punya kekuatan jadi tidak didengar juga,\" sesal Yurizal. Ketika ditanya wartawan, Yurizal yang juga anggota Badan Anggaran mengaku tidak ikut dalam rapat tersebut. Alasannya, anggota dewan sudah berulang kali mengirimkan surat kepada Bupati Rejang Lebong untuk dapat mengganti Sekretaris DPRD Rejang Lebong yang saat ini dijabat Farid Abdullah. \"Kalau Sekwan belum juga diganti, kita tidak akan bahas anggaran daerah,\" tegasnya. Setidaknya, anggota dewan yang menduduki jabatan sebagai anggota Badan Anggaran diantaranya Darussamin, Suhardhi, M. Redo, Nang Ibrahim, Syafril Effendi, Yurizal, Ediansyah, Emiyana, Mawardi, Heri Aprianto, Heri Purwanto, Idham Halid, Jalaludin, Sarip, Untung Basuki, Buyar AR. (999)
RL Terancam Tanpa APBD
Selasa 07-01-2014,09:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,18:48 WIB
Garbarata Tiba, Janji Gubernur Helmi Hasan untuk Bandara Fatmawati Mulai Terwujud
Minggu 10-05-2026,18:46 WIB
Pengurus IKAPPABASKO Bengkulu 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Persatuan dan Kontribusi Perantau Minang
Minggu 10-05-2026,18:28 WIB
Pengadaan Smart TV di Satuan Pendidikan Kota Bengkulu Capai 90 Persen, Dorong Pembelajaran Digital Lebih Inter
Minggu 10-05-2026,18:30 WIB
Tahun 2026, Pemkot Bengkulu Targetkan PAD Retribusi TKA Capai Rp500 Juta
Minggu 10-05-2026,18:37 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Penertiban Besar di Pasar Panorama, Pedagang Diminta Tertib
Terkini
Minggu 10-05-2026,22:03 WIB
Tangguh Bertransformasi di Tengah Fluktuasi PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025
Minggu 10-05-2026,18:48 WIB
Garbarata Tiba, Janji Gubernur Helmi Hasan untuk Bandara Fatmawati Mulai Terwujud
Minggu 10-05-2026,18:46 WIB
Pengurus IKAPPABASKO Bengkulu 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Persatuan dan Kontribusi Perantau Minang
Minggu 10-05-2026,18:42 WIB
Komitmen Polri Berantas Judi Online Lewat Pengungkapan Kasus Internasional
Minggu 10-05-2026,18:37 WIB