KEPAHIANG, BE - Kabar miring menerpa Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kepahiang. Salah seorang oknum guru tingkat SMP di Kecamatan Tebat Karai berinisial RK diduga melakukan persetubuhan dengan tenga honorer di sekolahnya. Ini diketahui setelah guru honorer berinisial LE yang merasa menjadi korban ke Polsek Tebat Karai. Sayangnya ketika dikonfirmasi Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSOs MH melalui Kabag OPS kompol Resza R SIK dan didampingi Kapolsek Tebat Karai Iptu Umar Fattah SH menyampaikan belum menerima laporan terkait tindak asusiala ini. \"Kita belum menerima laporan, tadi saya juga sudah telepon Kapolsek tapi belum dapat informasinya,\" ujar Kabag Ops. Sementara ditambahkan Kapolsek, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima laporan tersebut. \"Kita belum menerima laporannya sampai saat ini mas,\" ujar Kapolsek saat dihubungi kemarin. Terpisah, kerabat korban LE yang enggan disebutkan namanya kepada BE menyampaikan, RK dinilai tidak bertanggungjawab karena setelah melakukan hubungan suami istri, enggan menikahi LE. RK diduga tidak mengakui perbuatannya dan merasa tidak bersalah. Meski demikian, LE dan keluarganya mendesak agar RK bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah dituduhkan kepadanya. \"Kami mendesak pihak RK untuk bisa bertanggungjawab. Kami minta ada jalan atau solusi secara kekeluargaan saja, meski ini sudah kami melaporkan ini ke polisi,\" ujar kerabat korban yang enggan disebutkan namanya ini. Dikatakannya, kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan pihak kepolisian sendiri telah beritikad baik untuk memediasi permasalahan ini, namun hingga saat ini pihak terlapor belum menunjukkan itikad baik. \"Kami masih sabar untuk menunggu pihak laki-laki, agar mau menyelesaikan masalah ini. Karena ini menyangkut nama baik juga,\" sampainya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepahiang, Mansori SH MH saat dihubungi BE, menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil guru yang bersangkutan. \"Kasus ini sudah kami ketahui dan yang bersangkutan (RK, red) sudah kami panggil. Namun yang bersangkutan membantah tuduhan tersebut, bahkan sampai tahan sumpah diatas Al Qur\'an. Dan supah apapun,\" katanya. Menurutnya, RK juga siap menerima konsekuensinya apabila masalah ini sampai dilaporkan kepada pihak yang berwajib. \"Yang bersangkutan juga siap jika dilaporkan kepada pihak kepolisian,\" jelas Mansori.(505)
Oknum Guru Diduga Setubuhi Honorer
Senin 06-01-2014,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,10:29 WIB
Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat
Selasa 21-04-2026,13:00 WIB
Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB