BENGKULU, BE - Semakin menjamurnya bangunan liar di kawasan Pantai Panjang dinilai membuat pemandangan pada kawasan wisata andalan Kota Bengkulu tersebut menjadi kotor. Sayangnya, Pemerintah Kota Bengkulu belum dapat bertindak untuk menertibkan bangunan-bangunan liar tersebut. "Kehadiran bangunan-bangunan liar itu memang mengganggu view pemandangan pantai. Apalagi di pinggir Jalan Pari Kelurahan Berkas atau di atas Break Water. Tapi kita tidak bisa langsung menegur ataupun mengusir para pedagang di sana, karena Break Water itu adalah milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bengkulu Ir Kemas Zaini, belum lama ini. Guna menertibkan bangunan-bangunan tersebut, lanjutnya, pihak Disparbud Kota Bengkulu akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa memang bangunan tersebut merupakan bangunan ilegal dan layak untuk dibongkar. "Kita belum tahu apakah mereka (Pedagang) mendapatkan izin dari BWS sehingga bisa mendirikan bangunan di atas Break Water itu. Meskipun secara kasat mata saat ini sudah menganggu view pantai tentu kita akan berkoordinasi dulu terhadap pihak BWS. Apakah bangunan diatas Break Water itu juga akan mempengaruhi kekuatan dinding tembok Break Water tersebut," tukasnya. Ia mencontohkan bangunan Bufet Bakso Tris yang juga berada di atas Break Water. Menurutnya, bangunan ini tidak sampai mengganggu view pantai. Bahkan, menurut dia, payung-payung yang digunakan oleh Bufet Bakso Tris semakin memperindah kawasan wisata Pantai Panjang. "Jadi sebenarnya ada alternatif lain selain menertibkan bangunannya. Bisa jadi nanti kita sarankan mereka untuk mengemas bangunannya seperti Bufet Bakso Tris ini. Karena hal yang seperti ini malah memperindah kawasan wisata di sana," sampainya. Data terhimpun di lapangan, sejumlah bangunan di atas Break Water berdiri setelah adanya Bufet Bakso Tris. Tidak hanya di atas Break Water, sejumlah bangunan juga berdiri di pasir pantai dengan sejumlah kursi plastik dan meja. (009)
Bangunan Liar Kotori Pantai
Kamis 02-01-2014,10:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Terkini
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB
Dugaan Investasi Bodong Yeyen, BM PT PTP Nyaris Jadi Korban, Pegawai Rugi Rp 765 Juta
Jumat 12-06-2026,17:38 WIB