JAKARTA, BE - Pemerintah berencana menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) atas mobil sedan yang dirakit atau diproduksi di dalam negeri. Langkah itu diperlukan untuk memancing investasi prinsipal otomotif agar mau memroduksi mobil sedan di tanah air. \"Kita sedang mengkaji hal itu (penurunan PPnBM) untuk mendongkrak pasar ekspor. Sebab, pasar ekspor mobil sebenarnya lebih ke jenis sedan, bukan MPV (multi-purpose vehicle),\" ujar Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi. Salah satu opsi yang tengah dipikirkan pemerintah adalah membedakan beban PPnBM untuk kendaraan CBU (completely built-up) dan completely knocked down (CKD) atau produk rakitan lokal untuk mobil sedan. \"Dengan adanya perbedaan ini, harga sedan rakitan lokal akan menjadi lebih kompetitif,\" sebutnya. Dengan perlakuan seperti itu, Budi berharap prinsipal otomotif tertarik menanamkan modalnya di Indonesia untuk merakit atau memproduksi mobil jenis sedan. Sebab, saat ini kebanyakan prinsipal hanya tertarik membangun pabrik mobil jenis MPV. \"Kami berharap mereka mau memroduksi sedan di sini,\" lanjutnya. Saat ini, hanya Toyota yang memastikan kembali merakit sedan Vios dan Yaris di Karawang, Jawa Barat. Ini merupakan salah satu tonggak sejarah setelah berhenti merakit Soluna sejak 2004 dan menyetop impor Yaris sejak pertengahan tahun ini. \"Seharusnya yang lain juga meningkatkan produksi sedan di Indonesia,\" tuturnya. Apalagi, pemerintah berencana menaikkan PPnBM untuk mobil impor utuh (CBU) dengan mesin 3.000 cc ke atas dari semula 75 persen menjadi 150 persen. Meski begitu, langkah ini bukan solusi jitu untuk mengurangi impor. \"Itu tidak menyelesaikan masalah karena impor mobil mewah jumlahnya sangat sedikit,\" tandasnya. Penjualan mobil mewah dengan mesin di atas 3.000 cc hanya sekitar 3.000 unit dari total penjualan 1,2 juta unit pada tahun lalu (2012). Sedangkan penjualan sedan menengah mencapai 20 ribu unit lebih. \"Paling tepat itu menaikkan pajak impor sedan menengah. Sedangkan pajak untuk mobil sedan yang dirakit di dalam negeri (CKD) harus diturunkan,\" jelasnya. (jpnn)
Pajak Mobil Sedan Siap Turun
Kamis 02-01-2014,09:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:43 WIB
Saldo DANA Tiba-Tiba Berkurang? Begini Cara Berhenti Langganan Aplikasi
Rabu 09-09-2026,15:19 WIB
Jangan Asal Klik Link! Ini Ciri-Ciri Tautan Phishing yang Wajib Dikenali
Rabu 09-09-2026,10:36 WIB
Spotify Premium Makin Praktis, Begini Cara Berlangganan dari HP
Rabu 09-09-2026,13:52 WIB
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Jomplang, HPMPI Minta Pemerintah Selamatkan Pertashop
Rabu 09-09-2026,15:03 WIB
Makin Canggih, Begini Cara Mengenali Foto Asli dan Hasil Buatan AI
Terkini
Rabu 09-09-2026,17:46 WIB
Pemkot Bengkulu Imbau Pengunjung dan Pedagang Pantai Panjang Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Rabu 09-09-2026,17:44 WIB
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Rabu 09-09-2026,17:42 WIB
Saksi Ungkap Kejanggalan Pengadaan SKU-AVR PLTA Musi, Harga ABB Lebih Murah tapi Yokogawa Jadi Pemenang
Rabu 09-09-2026,17:25 WIB