BENGKULU, BE- Komisaris Biro Perjalanan Galery Tour, Otendik Fried, mengeluhkan adanya tindakan pemerasan yang dilakukan oleh oknum security bandara Fatmawati Soekarno. Modusnya, oknum security tersebut meminta sejumlah uang kepada pihak biro perjalanan agar keberangkatan konsumen mereka dapat dilaksanakan. \"Kejadian ini sudah sering terjadi. Kami diminta uang dari Rp 300 ribu sampai Rp 900 ribu. Kalau tidak konsumen kami batal berangkat. Hari ini saja (Kemarin), 3 konsumen kami atas nama Marwah, Aisyah dan Fadillah hampir batal berangkat karena ulah oknum security bandara ini. Saya akhirnya harus membelikan ketiganya tiket baru agar tetap bisa berangkat,\" ujar Fred, kemarin. Diketahui, saat itu Fred tengah mengantarkan konsemennya. Sebanyak 43 orang keluarga besar SMAN 7 yang akan melakukan studi tour ke Batam menggunakan Maskapai Lion Air. Pungutan tersebut dilakukan oknum security, saat itu ia laporkan berinisial MT. Saat pemeriksaan terhadap para konsumennya. Fred sendiri sempat bertanya dengan pihak Lion Air mengenai apa legalitas oknum security tersebut, sehingga dapat membatalkan keberangkatan konsumennya. \"Pihak Lion Air kepada saya menjelaskan bahwa tidak ada kewenangan security untuk membatalkan keberangkatan. Tapi karena tidak mau ribut, saya terpaksa membelikan konsumen saya tiket baru seharga Rp 3,4 juta setiap orangnya agar mereka tetap dapat berangkat,\" paparnya. Dengan adanya insiden ini, Fred menyatakan, pihaknya akan melayangkan laporan kepada Ombudsman Perwakilan Bengkulu dan aparat hukum. Karena, ia mengaku pelayanan publik sangat dirugikan dengan adanya peristiwa ini. \"Apalagi dia mengaku sebagai istri dari anggota TNI. Ini jelas penyalahgunaan wewenang. Kami akan menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan masalah ini,\" paparnya. Kepala Bandara Fatmawati Soekarno, Sri Murani Ariningsih SPd, terkait hal ini mengatakan, praktek pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum security di bandara ini bukan kali yang pertama terjadi. Hanya saja, pihaknya merasa kesulitan untuk menemukan bukti siapa oknum yang melakukan pungli tersebut. \"Ketika kita dalami masalah ini mereka saling menutup-nutupi. Jadi sejauh ini kita belum tahu siapa dalangnya. Tapi akan menindaklanjuti masalah ini dengan menugaskan seseorang untuk melakukan pengintaian,\" sampainya. Apabila nanti tertangkap, Sri melanjutkan, pihaknya akan menindaklanjuti hal ini kepada pihak atasannya yang lebih tinggi. Apabila temuan itu nanti disertai dengan fakta-fakta yang kongkrit, pihaknya akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan. \"Sanksinya bisa jadi kita pindahkan ditempat yang jauh. Secara aturan memang tidak mungkin seorang security dapat membatalkan keberangkatan pengguna jasa. Kami berterimakasih dengan adanya laporan ini,\" pungkasnya. Sayangnya, oknum security berinisial MT tersebut tidak dapat ditemui. Pihak security lainnya mengaku tidak mengetahui keberadaan oknum security tersebut. (009)
Security Dituding Peras Penumpang
Minggu 29-12-2013,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,09:55 WIB
John Herdman Bikin Kejutan! Laurin Ulrich Masuk Skuad Timnas, Pelatih Singapura Kaget
Jumat 25-09-2026,10:08 WIB
5 Parfum Pria dengan Aroma Memikat, Nomor 3 Bikin Susah Move On!
Jumat 25-09-2026,09:47 WIB
Target Pendidikan Gratis Prabowo Butuh Rp302 Triliun, Anggaran DPR Baru Rp5 Triliun
Jumat 25-09-2026,10:19 WIB
Sering Dianggap Bawa Sial, Begini Sebenarnya Hukum Menabrak Kucing dalam Islam
Jumat 25-09-2026,10:12 WIB
Apakah Bepergian Saat Hari Jumat Membatalkan Kewajiban Salat Jumat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terkini
Jumat 25-09-2026,17:22 WIB
APBD Perubahan Bengkulu 2026 Disepakati, Belanja PPPK Mulai Diakomodasi
Jumat 25-09-2026,17:19 WIB
Pemprov Bengkulu Tindak Lanjuti Aspirasi Hari Tani, Konflik Agraria Jadi Perhatian
Jumat 25-09-2026,17:17 WIB
Paripurna DPRD Kota Bengkulu, Pemkot Paparkan Pengelolaan Mess Pemda hingga Strategi Pendapatan Daerah
Jumat 25-09-2026,17:12 WIB
Bengkulu Jadi Lokasi Peluncuran Wajib Halal Oktober, UMKM Didorong Segera Sertifikasi
Jumat 25-09-2026,17:07 WIB