BENTENG, BE - Direktur Perencanaan Kepegawaian dan Formasi Badan Kepagawaian Nasional (BKN) RI, Ida Ayu Rae Sri Dewi, mengatakan jika pada tahun 2014 mendatang untuk tes CPNS, formasi yang diprioritaskan adalah formasi teknis, seperti untuk tenaga pendidikan dan kesehatan. \"Tahun 2014, kita masih fokus terhadap pengadaan CPNS untuk teknis, seperti tenaga kesehatan dan pendidikan,\" ungkap Ida Ayu. Formasi teknis masih menjadi prioritas sebab masih banyak daerah yang kekurangan dan jumlahnya belum mencukupi. Hal itu, juga dilihat dari usulan dari berbagai daerah di Indonesia yang masuk ke BKN RI. Hanya saja, untuk penetapan kuotanya tetap memperhitungan jumlah anggaran yang ada. Karena, hal itu terkait persoalan gaji para PNS tersebut. Menurutnya, untuk perekrutan CPNS jalur tamatan SMA sederajat tetap belum ada pada tahun 2014 mendatang. Karena, perekrutan CPNS dari SMA ini sudah diakomodir oleh perekrutan CPNS jalur honorer baik kategori I dan II. Sehingga, tidak diperlukan lagi dalam perekrutan jalur umum. Oleh sebab itu, honorer K I dan K II yang memenuhi syarat maka berpeluang besar untuk diangkat sebagai CPNS. Sementara itu, Kabid Formasi Kemenpan dan RB RI, Samsurizal menjelaskan jika pada perekrutan CPNS tahun 2014 mendatang seluruh daerah di Indonesia untuk diwajibkan mengunakan sistem CAT. Karena, sistem ini lebih baik dari pada sitem LJK atau lainnya. Oleh sebab itu, pada tahun 2014 ini, seluruh daerah diwajibkan untuk mengunakan sitem CAT tersebut. \"Kita minta kepada kabupaten/kota untuk mempersiapkan sismtem CAT yang akan kita berlakukan mulai tahun 2014 mendatang,\" pintanya. Ia menjelaskan, jika pada pelaksanaan tes CPNS dengan mengunakan sistem CAT ini, para pelamar langsung dapat mengetahui apakah dirinya lulus atau tidak. Karena, nilai yang didapati oleh peserta sudah bisa langsung diketahui setelah ujian dilakukan. Ketimbang harus menggunakan sistem LJK yang waktu pengumumannya cukup lama dan berbelit. Selain itu, para peserta juga akan puas karena pelamar betul - betul dapat mengadu kepintarannya. \" Sistem CAT ini lebih bersih, fair dan benar - benar bersih karena tidak ada celah untuk bermain,\" jelasnya. Ia menambahkan, untuk mewujudkan sistem CAT ini, daerah diminta untuk menyiapkan peralatan, seperti komputer dan lainnya. Karena, untuk melakukan sistem CAT ini, maksimal komputer harus ada lebih 100 unit. Ditambah dengan komputer cadangan. Selain itu, juga ruangan untuk meletakan komputer sistem CAT ini dan lainnya. \" Kami minta, daerah harus melengkapi perlatan untuk mewujudkan sistem CAT ini,\" tutupnya. (111)
2014, Prioritas Formasi Teknis
Sabtu 28-12-2013,19:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Aman, CJH Bengkulu Diminta Tak Terpengaruh Isu Global
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB