BINTUHAN, BE- Ternyata Pemkab Kaur telah dibohongi oleh PT Takara mengingat sudah 5 tahun menghasilkan buah sawit. PT Takara Agro Bisnis yang berlokasi di Desa Nusuk Kecamatan Semidang Gumay sampai saat ini diketahui belum mengantongi Izin Usaha Perkebunan (IUP). Kemudian itu, selama ini Pemkab Kaur melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kaur tidak mendapatkan laporan terkait kegiatan perusahaan sawit pribadi milik Nainggolan. Oleh karena itu, saat ini pemkab bisa melakukan evaluasi bersama mengenai perusahaan tersebut. \"Selama ini kita pemkab Kaur telah dibohongi, bahkan sangat mustahil jika ada perusahaan yang baru memiliki izin lokasi pada tahun 2011 dengan berdasarkan SK Bupati Nomor 283 Tahun 2011. Izin lokasi ini berakhir 14 Mei 2014 nanti. Sehingga kedepan PT Takara wajib memenuhi semua ketentuan perkebunan berdasarkan aturan yang ada,\" kata Kabag Hukum Pemkab Kaur Mawansyah Judin SH, kemarin. Hal ini bisa contohkan, lanjut Mawansyah, perkebunan ini sama sekali tidak ada kebun plasma. Oleh karena, pemkab Kaur bisa menegur atupun mengintruksikan PT tersebut wajib membangun plasma sebesar minimal 20 persen dari kebun inti. Selain itu sarana harus dimiliki seperti jalan menuju lokasi perkebunan. Tidak bisa menggunakan jalan yang sudah ada seperti saat ini. \"Jika tidak ada jalan maka buat jalan sendiri, hal ini yang harus ditekankan masa yang akan datang, bukan hanya PT takara namun PT lainya jika belum ada kebun inti,\" jelasnya. Disisi lain, Kadis Pertanian Ir Defrial MAP mememinta pihak PT Takara harus melakukan perbaikan terhadap jalan umum yang dijadikan jalan perusahaan itu. Sesuai dengan tuntutan warga Desa Tanjung Harapan, Desa Nusuk, Desa Awat Mata dan Desa Padang Panjang. Dimana warga sudah menggali jalan tersebut melarang truk pengangkut TBS melintas. Sampai jalan itu diperbaiki seperti semula. \"Permintaan warga itu hanya bahwa jalan itu diperbaiki. Hal itu harus dipenuhi oleh PT Takara. Namun setelah kita bahas ternyata persoalan PT Takara ini lebih banyak lagi dan ini harus benar-benar akan kita evaluasi,\" jelasnya. Sementara itu, staf PT Takara Alpin mengatakan bahwa Nainggolan selaku bos PT Takara, akan menyanggupi perbaikan jalan tersebut. Hal itu melalui surat yang dikirimkan Nainggolan kepada warga. Karena untuk perbaikan jalan saat ini membutuhkan waktu, namun demikian pihaknya berjanji akan segera melakukan perbaikan tahun 2014 mendatang. \"Kita saat ini tengah mempersiapkan materialnya, kemungkinan tahun depan akan kita bangun,\" jelasnya.(823)
PT Takara Dituding Menipu
Senin 23-12-2013,21:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB