BENGKULU, BE - Kemarin, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu Drs H Mukhlisuddin SH MA mengungkapkan, 44 orang tenaga pendidik cendikia atau guru agama yang dimutasi dilingkungan instansinya untuk dapat bersikap legowo. Menurutnya, mutasi adalah sebagai bentuk penyegaran. \"Kalau istilah kita itu bukan mutasi. Tapi penyegaran dengan harapan agar dapat bekerja dengan suasana baru sehingga timbul semangat baru dalam menjalankan profesinya sebagai tenaga pendidik,\" ujarnya. Apabila guru agama tersebut tidak bisa bersikap legowo, sambungnya, maka ia mempersilahkan agar guru tersebut dapat melapor kepadanya. Ia akan berinisiatif untuk mengusulkan setiap guru yang tidak terima dengan penyegaran tersebut ke daerah-daerah yang lebih jauh. \"Masih untung kita lakukan penyegaran ini masih dalam lingkungan kota jika kita mutasi ke daerah kabupaten bagaimana? Kalau masih ada yang belum bisa menerima, silakan hubungi kami, nanti akan kita pindahkan keluar kota,\" tukasnya. Mungkin saja, Mukhlisuddin mengakui, ada guru yang tidak bisa menerima kepindahannya karena menjadi jauh dari kediaman mereka. Namun menurutnya hal itu tidak kemudian membuat para guru tersebut protes karena bersedia ditempatkan dimanapun adalah konsekuensi yang harus ditanggung oleh setiap abdi negara. \"PNS kan sudah bersumpah siap ditempatkan dimanapun,\" imbuhnya. Ia membeberkan, saat ini kebutuhan guru agama di lokasi-lokasi yang terpencil masih sangat dibutuhkan. Karenanya ia berharap kepada para guru agama yang dimutasi tersebut untuk dapat bersyukur karena masih berada dilingkungan kota. \"Kalau mau jujur di daerah kabupaten itu masih butuh tenaga guru agama,apa mau yang di kota kita pindahkan ke sana? Bukankah masih mending bertugas di dalam kota ini,\" tuturnya. Ia mencontohkan dirinya sendiri. Menurutnya, ia pun semula merasa berat ketika ia sudah merasa nyaman bertugas di Bengkulu Utara namun kemudian diputuskan untuk pindah ke Kota Bengkulu. \"Tapi saya bisa menerima dengan lapang dada. Karena jabatan itu tidak ada yang abadi. Kita memang harus siap dimanapun dan kapanpun,\" pungkasnya. (009)
Guru Agama Diminta Legowo
Senin 23-12-2013,12:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,13:55 WIB
H-2 Lebaran 2026, Pusat Kota Bukittinggi Dipadati Pengunjung, Aktivitas Belanja Membludak
Kamis 19-03-2026,14:19 WIB
THR Sudah Cair? Ini Cara Bijak Mengelolanya Agar Tidak Cepat Habis
Kamis 19-03-2026,15:07 WIB
Wagub Bengkulu Tinjau SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri 1447 H
Kamis 19-03-2026,16:32 WIB
Sambut Libur Lebaran 2026, 6 Objek Wisata di Mukomuko Ajukan Izin Hiburan, Cagar Alam Dilarang
Kamis 19-03-2026,16:17 WIB
Mahasiswa Dibacok Saat Melintas di Binduriang, Polisi Buru Pelaku Curas Bersenjata Tajam
Terkini
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:23 WIB
47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:16 WIB