KEPAHIANG, BE - Pembangunan yang pesat di Kepahiang ternyata menurut pihak Provinsi Bengkulu kurang dimengerti masyarakat. Akibatnya tidak jarang beberapa pembangunan di Kepahiang ternyata tidak didukung oleh masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kadis Pertanian Provinsi Bengkulu Ir Edi Nevian saat membaca sambutan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah SAg MPd dalam pembukaan kegiatan asah terampil di halaman Setda Kepahiang kemarin. \"Seperti halnya adanya pembangunan jalan yang ditolak masyarakat, kalau menurut kita apa yang dilakukan Pemkab itu baik dan Pemkab juga demikian. Namun ternyata hal ini tidak menurut masyarakat. Di sini kita menilai pembangunan tidak nyambung dengan masyarakat. Sehingga kita harapkan Pemkab Kepahiang lebih dekat lagi dengan masyarakat,\" ujar Edi. Dikatakannya, artinya apa yang dilakukan Pemkab Kepahiang saat ini belum ada keselaraan dengan masyarakat, sehingga untuk beberapa pembangunan timbul penolakan. \"Kedepan kita harapkan Pemkab lebih ada keselarasan dengan masyarakat sehingga apapun pembangunan yang ada di Kepahiang bisa disuport oleh masyarakat,\" jelasnya. Sementara itu, Bupati Kepahiang Drs H Bando Amin C Kader MM menyampaikan saat ini pembangunan yang tengah dilakukan di Kepahiang lebih menonjolkan bukti pembangunan yang konkrit sehingga apapun pembangunan yang dilakukan tidak hanya sekedar omong kosong belaka. \"Seperti dalam pembangunan di bidang pertanian kita lebih memberikan contoh karena pembangunanya tanpa bukti sangat susah dilakukan. Kita sudah kembangkan tanaman labu raksasa dan saat ini kita kembali akan mengembangkan buah terong yang besarnya sebesar kepala manusia,\" jelasnya. Menurutnya, saat ini berbagai inovasi akan dilakukan pihaknya untuk pembangunan di Kepahiang, salah satunya dengan program mau kaya tanam sengon dan pengembangan koperasi Satmakura Halal sebagai solusi kaya bersama untuk seluruh lapisan masyarakat Kepahiang. \"Pengembangan komoditi Sengon, ikan, luwak dan buah naga terus kita lakukan, begitu juga dengan komiditas unggulan kita seperti kopi dan kakao tetap kita pertahankan. Seluruh program yang kita berikan ini semuanya demi kemajuan dan pembangunan daerah Kepahiang dan seluruh petani pada umumnya,\" jelas Bando yang menjabat Presiden Direktur salah satu perusahaan perkoperasian di Bontang ini.(505)
Gub: Pemkab Kepahiang Harus Lebih Merakyat
Kamis 19-12-2013,19:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB