KOTA MANNA, BE – Rencana Bupati Bengkulu Selatan mengubah rencana tata ruang tata wilayah (RTRW) kawasan hutan lindung di Kecamatan Ulu Manna, Air Nipis dan Kedurang menjadi kebun sawit, terus menuai penolakan. Jika sebelumnya DPRD BS yang menentang dan menolak alih fungsi kawasan hutan tersebut, kemarin giliran mahasiswa dan warga. Presiden Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Alqur’aniyah Manna BS, Mafaher menyayangkan pemikiran Bupati BS untuk melakukan alih fungsi lahan dengan mengizinkan pembukaan perkebunan sawit di kawasan hutan lindung. ”Saya menilai pemikiran Bupati itu hanya akan menimbulkan bencana di BS,” katanya kemarin. Menurut Mafaher, dengan perubahan fungsi hutan yang sebelumnya menjadi serapan air dan akan dijadikan perkebunan sawit, maka akan merusak ekosistem yang ada, salah satunya membuat struktur tanah mudah longsor. Selain itu akan mengurangi dampak debit air atau arus sungai yang pada akhirnya ribuan hektar sawah di BS bakal terancam kekeringan. “Perkebunan sawit di daerah hulu sungai tentunya akan mengganggu usaha pertanian warga khususnya petani sawah, sebab akan mengurangi debit air dan dipastikan sawah-sawah petani akan kekeringan,” terang Mafaher. Hal senada juga diungkapkan oleh Saminandry, salah satu dari anggota lembaga swadaya masyarakat di BS. Jadi Saminandry mengingatkan Bupati untuk dapat membatalkan rencananya itu. Sebab rencana itu nantinya meskipun ada keuntungan secara ekonomis dari hasil kebun sawit, tetapi akan lebih besar kerugiannya. “Saya harap Bupati dapat mengevaluasi rencana dan tetap tidak mengizinkan perkebunan sawit di kawasan daerah yang sudah dijadikan sebagai daerah serapan air itu,” imbaunya.(369)
Ubah RTRW, Rusak Ekosistem
Rabu 18-12-2013,19:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Aman, CJH Bengkulu Diminta Tak Terpengaruh Isu Global
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB