KEPAHIANG, BE - Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) tahun anggaran 2012 senilai Rp 1,9 miliar lalu dihitung ulang. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang H Wargo SH melalui Kasi Pidsus Dodi Junaidi H didampingi Ketua Tim Penyidik, Roy Riady SH mengatakan, kerugian negara yang selama ini dikalkulasikan pihaknya sekitar Rp 500 juta diprediksi bisa bertambah. \"Selama ini kerugian yang kita taksir atas pengadaan Alkes ini sebanyak Rp 500 juta. Bisa saja penghitungan yang dilakukan BPKP bertambah. Karena yang memiliki keterampilan menghitung kerugian negara atas dugaan korupsi BPKP,\" kata Roy kemarin. Dikatakannya, dalam pemeriksaan kerugian negara oleh BPKP itu, dilakukan juga pemeriksaan terhadap sebanyak 7 orang saksi. Yakni, saksi yang terdiri dari Kelompok Kerja (Pokja), Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) dan bendara kegiatan pengadaan Alkes dan rutin Dinkes Kepahiang. \"Status 7 orang ini hanya sebatas untuk dimintai keterangan saja. Sehingga nantinya angka kerugian negara dalam pengadaan Alkes tersebut bisa diketahui secara pasti,\" jelansya. Menurutnya, terkait adanya penambahan tsk dalam kasus ini, pihaknya belum bisa memastikannya. \"Kita tunggu saja bagaimana perkembangan kedepannya. Terkait dengan penambahan tsk bisa saja terjadi, karena korupsi itu merupakan perbuatan yang dilakukan secara terorgnisir dan pastinya melawan hukum. Jadi kita tidak akan segan-segan menetapkan tersangka,\" tandasnya. Sementara itu, dugaan korupsi pengadaan Alkes 8 Puskesdes tersebut, Kejari Kepahiang telah menetapkan dua tersangka.Yakni, mantan Kadinkes Kepahiang, Subi Utama MKes selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan Kontraktor Pelaksana, Zulfianis sejak Senin (9/12) lalu. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara. (505)
Korupsi Alkes Dihitung Ulang
Jumat 13-12-2013,16:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,15:53 WIB
Pemprov dan Pemkot Bengkulu Patungan Renovasi 19 Rumah Korban Kebakaran Pengantungan
Selasa 22-09-2026,15:24 WIB
Vendor Diminta Penuhi Jaminan Sosial Pekerja Outsourcing di Mukomuko
Selasa 22-09-2026,20:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Mahasiswa FIKES UM Bengkulu Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara
Selasa 22-09-2026,15:45 WIB
Dari 40 CCTV Pemkot Bengkulu, Hanya 10 yang Berfungsi
Selasa 22-09-2026,15:47 WIB
Pajak Belum Dibayar, Sejumlah Kendaraan Dinas Pemkot Bengkulu Masih Ditahan
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:28 WIB
Pendidikan Gratis hingga Kuliah Diwacanakan Prabowo, Puan Ingatkan Kondisi Global dan Kekuatan APBN
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB