KEPAHIANG, BE - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kepahiang berencana akan memanggil MZ (32), oknum guru salah satu SMA Negeri di Kepahiang, yang tertangkap bersama wanita malam, dalam razia yang digelar Polres Rejang Lebong beberapa saat yang lalu. \"Ya kita sudah menerima laporan dari sekolah tempat MZ ini mengajar. Dalam waktu dekat ini kita akan memanggil yang bersangkutan untuk kita berikan teguran,\" ujar Kadis Dikpora Kepahiang, Mansori SH MH, kemarin (12/12). Mansori menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan gambaran sekilas mengenai penangkapan MZ di tempat hiburan malam tersebut, dari kepala sekolah tempat MZ mengajar. “Kalau menurut keterangan MZ kepada kepsek tempatnya mengajar, dia hanya mampir saja di tempat hiburan malam itu. Kemudian ada razia dan dia terjaring,\" jelas Mansori. Meskipun demikian, kata Mansori, sebagai seorang guru tidak seharusnya MZ berada di tempat hiburan malam, sebab hal itu akan merusak citra guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. “Meskipun kejadian tersebut bukan dijam sekolah, namun sebagai seorang guru tidak sepatutnya berada di tempat hiburan malam seperti itu. Karena dapat berdampak dalam proses belajar nantinya di sekolah kepada para siswa. Apalagi yang bersangkutan juga memiliki keluarga,\" tambahnya. Sementara Inspektur Inspektorat Daerah (Ipda) Kepahiang, Darwin SH ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya belum bisa berbuat banyak. Pasaknya status PNS yang bersangkutan masih belum jelas. \"Waktu ditangkap, saya baca di media massa, dia karyawan di Kecamatan Bermani Ilir. Namun info saat ini dia salah satu guru di Dikpora. Jadi kita masih akan melakukan penyelidikan kejelasan oknum PNS yang terjaring Operasi Pekat tersebut,\" katanya. Menurutnya, yang bersangkutan bisa saja diberikan sanksi terkait hal ini. Karena secara tidak langsung melanggar kode etik sebagai seorang PNS dan guru. \"Tentu kalau dia memang melanggar aturan, kita akan berikan sanksi. Paling tidak teguran,\" jelasnya. Sekedar mengingatkan, MZ terjaring dalam Ops Pekat yang digelar Polres RL Selasa (10/12) sekitar pukul 15.00 WIB lalu. Yang mana waktu itu MZ mengaku sebagai warga Pasar Ujung yang berprofesi sebagai staf PNS di Pemerintahan Kecamatan Muara Kemumu. MZ terjaring saat penggerebekan di salah satu tempat hiburan malam dalam wilayah Kabupaten RL.(505)
Oknum Guru Mesum Bakal Dipanggil
Jumat 13-12-2013,09:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB