BENGKULU, BE - Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, kemarin (11/12) menggelar sidang putusan terkait perkara penipuan dengan modus mengaku sebagai karyawan bank. Sidang yang digelar sekitar pukul 12.30 WIB mendudukan Hadi Suhandana (31) sebagai terdakwa. Terdakwa menipu warga dengan mengaku sebagai pegawai tetap Bank BRI Cabang Bengkulu. Mejelis hakim yang diketahui oleh Itong Isnaini SH dengan anggota Syamsul Arief MH dan Masriati SH, dalam persidangan menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yordan SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Sehingga mejelis hakim menjatuhkan vonis 2 tahun 4 bulan penjara keapada terdakwa. Vonis tersebut lebih ringan 2 bulan dari tuntutan JPU, yang dalam sidang sebulumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara. Terhadap putusan majelis hakim tersebut, baik terdakwa maupuan JPU menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya hukum banding atau tidak, Sebab terdakwa mempunyai hak mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu.\"Atas putusan ini, kamu bisa mengajukan banding, waktu selama 7 hari untuk pikir-pikir,\" jelas ketua majelis hakim usai membacakan vonisnya. Diketahui dari berkas dakwaan jaksa, perbuatan terdakwa Hadi, warga Jalan Kerapu Kelurahan Berkas Kota Bengkulu, berawal dari terdakwa mendatangi korban Iskandar Saidi pedagang di sekitar Danau Dendam Rak Sudah. Waktu itu trrdakwa menawarkan korban pinjaman tanpa agunan, korbanpun tergiur dengan tawaran terdakwa tersebut. Sehingga korban memenuhi persyaratan yang diminta terdakwa, dengan menggantikan orang lainnya yang telah menunggak pinjaman di Bank BRI Cabang Bengkulu. Tetapi saat itu korban diminta untuk menutupi pinjaman tunggakan satu bulan untuk membayar notaris dan polisi. Korban yang mempercayai perkataan terdakwa kemudian menyerahkan dana sebesar Rp 5.050.000,- sesuai dengan permintaan terdakwa. Selang beberapa hari kemudian, tepatnya Kamis (28/8), terdakwa kembali menghubungi korban dan meminta uang Rp 3 juta, sehingga membuat korban curiga sebab pinjaman yang dijanjikannya tak kunjung cair, hingga korban merasa gelisah dan ragu dengan terdakwa. Korbanpun mencoba menanyakan langsung ke bank BRI tentang pinjaman yang dimaksudkan terdakwa, kenyataan yang diketahui korban ternyata terdakwa bukanlah karyawan Bank BRI Cabang Bengkulu. Sehingga akhirnya korban memilih menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan penipuan yang dialamin, hingga akhirnya terdakwa menajadi pesakitan di PN Bengkulu.(320)
Karyawan Bank Gadungan Divonis 18 Bulan
Kamis 12-12-2013,09:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,09:23 WIB
Ribuan KK Terdampak Banjir, BPBD Kota Bengkulu Masih Lakukan Pendataan
Selasa 07-04-2026,08:58 WIB
Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu Segera Jalan, Ini Syarat Penerimanya
Selasa 07-04-2026,08:39 WIB
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Bengkulu Selatan Keluhkan Penurunan Pembeli
Selasa 07-04-2026,08:42 WIB
Kejari Mukomuko Musnahkan Barang Bukti 34 Perkara, Ganja Dibakar dan Sabu Dilarutkan
Selasa 07-04-2026,08:31 WIB
Pastikan Layanan Medis Korban Banjir, Dinkes Provinsi dan Kota Bengkulu Kolaborasi di Lapangan
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:05 WIB
Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu Diwarnai Kendala Teknis, Disdik Lakukan Evaluasi Harian
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,16:32 WIB
Polda Bengkulu Geledah RSKJ Soeprapto dan BKAD, Dalami Dugaan 'Jual-Beli' Rekrutmen Non ASN
Selasa 07-04-2026,16:28 WIB
Layanan Darurat Mendesak, Dinkes Mukomuko Usul Tambahan Ambulans untuk RS Pratama Ipuh
Selasa 07-04-2026,16:26 WIB