KOTA MANNA, BE – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPP-RI) terus menyoroti permasalahan daerah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Pasalnya hingga saat ini permasalahan tersebut belum juga ada penyelesaiannya bahkan terkesan mengendap dan tidak ada tindaklanjutnya. Ketua Garuda KPP-RI, Syahminandry Lubis mengungkapkan, ada tiga masalah besar yang saat ini disorotinya, karena masalah ini seakan tidak ada proses hukumnya. Menurutnya, ketiga masalah yang bakal dilaporkan ke Mabes Polri tersebut yakni masalah realisasi dana insentif daerah (DID) sebesar Rp 20,3 M. Dana tersebut untuk bidang pendidikan. Hanya saja dalam pelaksananaannya diduga banyak terjadi penyimpangan sehingga diduga ada kerugian negara. Lalu laporan adanya dugaan tindak pindana korupsi pada pengadaan alat kesehatan (alkes) pada Rumah Sakit Umum Dearah Hasanudin Damrah (RSUDHD) Manna BS tahun 2011 dengan anggaran Rp 18,06 M. “Kedua dugaan tindak pidana korupsi ini hingga saat ini belum ada kejelasan proses hukumnya, padahal ada indikasi kerugian negaranya,” ucapnya. Selain itu yang disoroti oleh Garuda KPP-RI ini yakni masalah tindak asusila yang melibatkan orang nomor satu di Bengkulu Selatan. Bahkan korban perkosaan yakni Likutia sudah melaporkan tindak perkosaan yang dialaminya ke Mapolda Bengkulu. Akan tetapi laporan itu dinyatakan tidak terbukti dengan dikuatkan adanya pengeluaran surat pemberhentian pemeriksaan (SP3) oleh Kapolda Bengkulu. “Kami mencurigai adanya kejanggalan atas SP3 yang dikeluarkan Kapolda Bengkulu saat itu,” ujar Syahminandry Lubis. Sambungnya, saat ini pihaknya mengajukan laporan kembali ke Mapolres Bengkulu Selatan, kemudian DPRD BS dan juga Kejaksaan Negeri Manna. Setelah itu pihaknya pun melaporkan masalah itu kembali ke Mapolda Bengkulu, Gubernur Bengkulu, Kejaksaan Tinggi dan DPRD Provinsi. Tidak hanya sampai di situ, pihaknya pun melaporkan tiga masalah tersebut ke Menteri Dalam Negeri, Kejaksaan Agung dan DPR RI serta ke Kapolri. “Kami akan terus mengawasi pengusutan terhadap tiga masalah itu hingga tuntas,” terang Syahminandry Lubis yang mengaku jika kemarin pihaknya langsung menuju Bengkulu dan selanjutnya ke Jakarta untuk membawa laporan tersebut ke Mabes Polri hingga ke Mendagri.(369)
LSM Ancam Lapor ke Mabes Polri
Rabu 11-12-2013,13:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-07-2026,20:13 WIB
Asah Skill Berkendara, Astra Motor Bengkulu Gelar Honda Community Safety Riding Competition 2026
Minggu 05-07-2026,20:48 WIB
Arifin Juarai Honda Community Safety Riding Contest Regional Bengkulu, Siap Melaju ke Nasional
Minggu 05-07-2026,19:53 WIB
Pamit Memancing, Warga Kaur Ditemukan Meninggal di Sungai
Senin 06-07-2026,06:43 WIB
Shopee Hadirkan Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Belanja Cepat di Tengah Aktivitas Padat
Senin 06-07-2026,13:39 WIB
5 Balon Ketua PWI Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan Tak Boleh Ganda
Terkini
Senin 06-07-2026,15:11 WIB
Kejar Target Rp5,7 Triliun, Pemprov Bengkulu Gencar Gaet Investor Lewat BLINC 3.0
Senin 06-07-2026,13:58 WIB
Tega Setubuhi Dua Anak Kandung Sejak 2018, Pria Paruh Baya di Kepahiang Diringkus Polisi
Senin 06-07-2026,13:39 WIB
5 Balon Ketua PWI Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan Tak Boleh Ganda
Senin 06-07-2026,06:43 WIB
Shopee Hadirkan Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Belanja Cepat di Tengah Aktivitas Padat
Minggu 05-07-2026,20:48 WIB