BENGKULU, BE - Perusahaan minyak internasional terbesar nomor lima di dunia Total E & P Indonesia akan melakukan eksplorasi pengeboran minyak dan gas di Blok I Mentawai, Bengkulu mulai 2014. Lokasi blok tersebut terletak di lepas pantai Bengkulu, 70 kilometer dari lepas pantai Mukomuko. Lokasi Blok Total E&P Indonesia Mentawai B.V berada pada Cekungan Bengkulu (Bengkulu basin) dengan luas 8.034 km2 dan kedalaman laut berkisar 1.000 meter. \"Kita akan mengebor satu sumur yang diberi nama sumur rendang. Meski namanya Blok Mentawai, tapi lokasinya berada di laut lepas Bengkulu,\" kata Kepala Departemen Hubungan Media Total E&P Indonesia Kristanto Hartadi, saat mengunjungi Graha Pena Harian Bengkulu Ekspress (BE), kemarin. Kata Krsitanto, sementara ini, waktu pengeboran belum ditentukan. Hingga saat ini belum diketahui kandungan yang terdapat di laut lepas tersebut. Sebab itu, Total akan mempercepat melaksakana ekplorasi. \"Kalau tidak dibor, belum akan diketahui kandungan didalamnya,\" jelasnya. Kristianto menjelaskan, pengeran akan dilakukan sekitar 45 hari, setelah itu akan dilakukan penelitian yang membutuhkan waktu berbulan-bulan. \"Apakah ada kandungan minyak atau gas, dapat diketahui setelah penelitian. Durasi ekplorasi sendiri memiliki waktu 3 hingga 10 tahun, \"jelasnya. Meski daerah tersebut rawan gempa bumu dan tsunami, dia menjelaskan bahwa Total telah melakukan kajian dan persiapan secara teknis. Sehingga kegiatan ekplorasi tersebut tetap mengutamakan keselamatan pekerja dan masyarakat. \"Tentu hal ini sudah dikaji,\" katanya. Guna mengevakuasi resiko adanya potensi bahaya dari geologi dangkal, SKK Migas-Total E&P Indonesia Mentawai B.V sedang melakukan survei geo-hazard dimulai sejak 27 Oktober 2013 yang akan memakan waktu 3 minggu. Sebagian besar perbekalan survei ini diambil dari Bengkulu melalui pelabuhan Pulau Baai. Kegiatan pemboran yang akan dilakukan SKK Migas-Total E&P Indonesia Mentawai B.V ini adalah merupakan peristiwa bersejarah, belum pernah ada kegiatan pencarian hidrokarbon di lepas pantai Bengkulu maupun pada wilayah cekungan serupa. \"Jika pemboran ini berhasil adalah merupakan terobosan penting bagi dunia perminyakan dan gas bumi,\" katanya. SKK Migas-Total E & P Indonesia Mentawai B.V berharap semua kegiatan persiapan ini bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mendapatkan hasil yang maksimal dengan dukungan dari semua pihak terkait dan seluruh lapisan masyarakat di Bengkulu. Saat disinggung keuntungan bagi daerah, Kristadi mengatakan, ekplorasi yang dilakukan berhasil pihaknya akan menyalurkan CSR sesuai yang dibutuhkan masyarakat. Terkait dengan pembagian hasil, hasilnya akan dibagi 80 persen untuk negara dan 15 persen untuk Total, setelah dikurangi biaya produksi. \"Jika pengeboran yang didapatkan minyak,\" katanya. Jika yang didapatkan gas, maka pembagiannya 70 persen untuk negara dam 30 persen untuk Total, setelah dikurangi biaya operasional yang dikeluarkan total. Namun, pembagian hasil tersebut akan dilakukan setelah modal awal terutupi. (100)
2014, Eksplorasi Blok I Mentawai Dimulai
Selasa 10-12-2013,09:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Senin 13-04-2026,15:15 WIB
Jurnalis Bengkulu Selatan Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pembunuhan Karakter
Senin 13-04-2026,11:53 WIB
Kemkomdigi Gandeng Startup AI untuk Tangani Judi Online dan Kualitas Informasi
Senin 13-04-2026,13:40 WIB
Perbankan Diminta Bangun Gazebo di Pantai Panjang, Dukung Penataan Wisata
Senin 13-04-2026,14:58 WIB
Karnaval 18 April Diprediksi Diikuti 10 Ribu Peserta, Pemkot Bengkulu Dorong Ekonomi Lewat Batik Besurek
Terkini
Selasa 14-04-2026,09:39 WIB
Resmi Dilauncing, Remis Jadi Maskot MTQ-37 Seluma
Senin 13-04-2026,19:00 WIB
Fasilitas Kesehatan RSKJ Soeprapto Bengkulu Disorot dan Dibahas di Forum DPD RI Bersama Kemenkes
Senin 13-04-2026,16:45 WIB
Seluma Siap Jadi Pusat Syiar, MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Diluncurkan
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Senin 13-04-2026,16:33 WIB