WARGA Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang sejak dulu hingga kini terus mengusahakan tanaman padi di sawah, tanpa melakukan alihfungsi lahan. \"Rata-rata seluruh petani di sini menanam padi. Saat ini ada sekitar 200 hektar lahan sawah di desa kami ini,\" kata Kepala Desa (Kades) Taba Sating Arman. Dikatakannya, musim penghujan yang saat ini terjadi telah menimbulkan kekhawatiran akan datang musibah banjir. Selain itu, petani juga khawatir serapan pupuk pada tanaman terganggu, karena intensitas hujan yang tinggi. \"Saat musim hujan ini ya terkadang ada semacam kendala dikalangan petani, seperti halnya apabila terjadi banjir. Untungnya saat ini petani masih bisa bercocok tanam,\" katanya. (505)
200 Hektar Sawah
Sabtu 07-12-2013,14:02 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,10:29 WIB
Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat
Selasa 21-04-2026,13:00 WIB
Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB