WARGA Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang sejak dulu hingga kini terus mengusahakan tanaman padi di sawah, tanpa melakukan alihfungsi lahan. \"Rata-rata seluruh petani di sini menanam padi. Saat ini ada sekitar 200 hektar lahan sawah di desa kami ini,\" kata Kepala Desa (Kades) Taba Sating Arman. Dikatakannya, musim penghujan yang saat ini terjadi telah menimbulkan kekhawatiran akan datang musibah banjir. Selain itu, petani juga khawatir serapan pupuk pada tanaman terganggu, karena intensitas hujan yang tinggi. \"Saat musim hujan ini ya terkadang ada semacam kendala dikalangan petani, seperti halnya apabila terjadi banjir. Untungnya saat ini petani masih bisa bercocok tanam,\" katanya. (505)
200 Hektar Sawah
Sabtu 07-12-2013,14:02 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,12:33 WIB
Rekomendasi City Car Bekas Terhemat, Tangguh, dan Ekonomis untuk Perawatan
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,10:22 WIB
Kasus ISPA Capai 401 Ribu, Kemenkes Distribusikan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
Kamis 05-11-2026,11:55 WIB
Cara Daftar BPJS Kesehatan Gratis ( PBI ) di Daerah 3T Bengkulu
Kamis 05-11-2026,12:05 WIB
Panduan Klaim Asuransi Nelayan Bengkulu 2026, Ini Syarat dan Caranya
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB