WARGA Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang sejak dulu hingga kini terus mengusahakan tanaman padi di sawah, tanpa melakukan alihfungsi lahan. \"Rata-rata seluruh petani di sini menanam padi. Saat ini ada sekitar 200 hektar lahan sawah di desa kami ini,\" kata Kepala Desa (Kades) Taba Sating Arman. Dikatakannya, musim penghujan yang saat ini terjadi telah menimbulkan kekhawatiran akan datang musibah banjir. Selain itu, petani juga khawatir serapan pupuk pada tanaman terganggu, karena intensitas hujan yang tinggi. \"Saat musim hujan ini ya terkadang ada semacam kendala dikalangan petani, seperti halnya apabila terjadi banjir. Untungnya saat ini petani masih bisa bercocok tanam,\" katanya. (505)
200 Hektar Sawah
Sabtu 07-12-2013,14:02 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB