WARGA Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang sejak dulu hingga kini terus mengusahakan tanaman padi di sawah, tanpa melakukan alihfungsi lahan. \"Rata-rata seluruh petani di sini menanam padi. Saat ini ada sekitar 200 hektar lahan sawah di desa kami ini,\" kata Kepala Desa (Kades) Taba Sating Arman. Dikatakannya, musim penghujan yang saat ini terjadi telah menimbulkan kekhawatiran akan datang musibah banjir. Selain itu, petani juga khawatir serapan pupuk pada tanaman terganggu, karena intensitas hujan yang tinggi. \"Saat musim hujan ini ya terkadang ada semacam kendala dikalangan petani, seperti halnya apabila terjadi banjir. Untungnya saat ini petani masih bisa bercocok tanam,\" katanya. (505)
200 Hektar Sawah
Sabtu 07-12-2013,14:02 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,14:45 WIB
Silaturahmi dengan RBMG, Kapolda Bengkulu Ajak Media Perkuat Citra Positif Daerah
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB
Indonesia City Expo 2026 di Medan, Ketua TP PKK Dian Borong Produk UMKM dan Promosikan Potensi Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:44 WIB
Puluhan Gram Ganja Dimusnahkan, Polda Bengkulu Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Peredaran Narkoba
Terkini
Kamis 02-07-2026,21:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Media Rasakan Langsung Performa New Honda Vario Evo 160
Kamis 02-07-2026,20:00 WIB
New Honda Vario Evo 160 Andalkan Desain Baru, Mesin 160cc eSP+, dan Dilengkapi Fitur Canggih
Kamis 02-07-2026,18:00 WIB
Lebih Sporty dan Canggih, New Honda Vario Evo 160 Resmi Diluncurkan di Bengkulu
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB