BENTENG, BE - Selama tahun 2013 dari bulan Januari hingga Oktober, tercatat sebanyak 35 orang warga terjangkit penyakit rabies. Penyakit ini bersumber dari gigitan anjing liar atau Hewan Penyebar Rabies (HPR). “Pantauan tenaga kesehatan, banyak HPR seperti anjing atau kucing yang sakit dibiarkan bebas berkeliaran, sehingga menimbulkan penyakit rabies,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah (Benteng), I Putu Sura Artika, S.Km pada BE kemarin. Korban terbanyak di wilayah Kecamatan Pagar Jati, Pondok Kelapa, Pondok Kubang, Pematang Tiga dan Bang haji. Warga yang terjangkit rabies itu, ada yang masih menjalankan perawataan baik di tingkat Puskesmas maupun di RSUD. Menurut Putu, jumlah korban rabies tahun 2013 ini meningkat dibandingkan dari tahun 2012 lalu, yang hanya berjumlah sekitar 20 orang saja. Untungnya, sejauh ini belum ada warga yang terserang penyakir rabies meninggal dunia. Karena, penderita setelah digigit oleh HPR langsung menghubungi pihak medis, sehingga dapat ditangani secara itensif oleh petugas medis. “Sebanyak 35 korban selama ini menjalani pengobatan rutin dan pemberian vaksin. Sudah terlihat peluang kesembuhan pada mereka dan bisa bebas dari rabies,” terangnya. Putu mengingatkan, dalam mengatasi ancaman gigitan anjing liar terduga rabies, Dinkes selalu aktif berkoordinasi dan melakukan eliminasi anjing di lapangan. Juga didukung stock vaksin yang selalu disiapkan selama tahun 2013. Pemberantasan penyakit rabies ini hendaknya juga mendapatkan kerja sama yang baik, terutama dari pemilik anjing. Mereka diharapkan memberikan vaksin secara berkelanjutan pada hewan peliharaannya. “Kita juga minta warga tetap waspada dengan HPR, anjing atau kucing,” terangnya. Dinkes mendapatkan stok vaksin rabies yang lebih banyak dari pada tahun 2012 lalu. Untuk tahun 2013 ini, disiapkan sebanyak 60 qiur. Stok ini sesuai kajian medis, bahwa jumlah korban digigit HPR semakin meningkat. Bila ada warga tergigit anjing bisa langsung diberikan vaksin anti rabies. Sedangkan tahun 2012 lalu disiapkan vaksin sebanyak 49. S\"Sebelum diberikan vaksin, masyarakat yang terkena gigitan dapat mencuci dengan air mengalir dan luka diberi alkohol,” imbaunya.(111)
35 Warga Terjangkit Rabies
Senin 02-12-2013,18:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB