CURUP, BE - Meski telah dilakukan penyisiran, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong masih menemukan mata pilih invalid sebanyak 14.362 jiwa, tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (NKK). Hal itu terungkap dalam rapat terbuka pembahasan mata pilih invalid yang diselenggarakan KPU RL di Sekretariat jalan Basuki Rahmat Kelurahan Dwi Tunggal Curup, Sabtu (30/11). Rapat tersebut juga melibatkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Pimpinan Partai Politik dan 15 Panitia Pemilihan Kecamatan se Rejang Lebong. Divisi Hukum dan Pengawasan Halid Saifullah, SH dalam kesempatan itu menyampaikan, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah diplenokan KPU RL pada tanggal 1 November 2013 lalu, dengan total pemilih berjumlah 196.869 jiwa, terdapat data pemilih invalid NIK dan NKK sebanyak 20.891 jiwa. \"Setelah dilakukan penyisiran oleh PPS di lapangan, didapatkan berjumlah 5.315 jiwa dan sandingan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berjumlah 1.214 jiwa dapat memiliki NIK dan NKK, sisanya sebanyak 14.362 jiwa masih invalid NIK dan NKK,\" terangnya. Selain itu, dari total DPT berjumah 196.869 jiwa juga dilakukan pendataan ulang terhadap pemilih yang meninggal dunia, ganda, dan pindah berjumlah 784 jiwa, sehingga total pemilih hingga 3o November 2013 sebanyak 196.085 jiwa. \"Perbaikan data pemilih ini tidak merubah jumlah DPT yang telah kita tetapkan, kita hanya membersihkan warga yang meninggal, data ganda dan pindah domisili karena itu kewajiban KPU hingga jelang pemilihan 9 April 2014. Selanjutnya melakukan mendataan berbasis NIK dan NKK, pemilih yang tidak punya kita kategorikan Invalid,\" papar Halid. Halid menegaskan, rapat yang mereka lakukan itu melibatkan partai politik, pengawas pemilu tersebut, bukan dalam rangka pleno DPT atau penetapan ulang mata pilih. Tetapi perbaikan yang tujuannya agar data warga benar-benar berbasis NIK dan NKK seperti yang diharapkan. \"Hasil temuan ini akan kita laporkan kembali, namun kami tegaskan pemilih invalid NIK dan NKK tersebut orangnya ada, namun tidak punya administrasi kependudukan,\" pungkasnya. (999)
14 Ribu Pemilih RL Invalid
Minggu 01-12-2013,12:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:43 WIB
Saldo DANA Tiba-Tiba Berkurang? Begini Cara Berhenti Langganan Aplikasi
Rabu 09-09-2026,10:36 WIB
Spotify Premium Makin Praktis, Begini Cara Berlangganan dari HP
Rabu 09-09-2026,13:52 WIB
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Jomplang, HPMPI Minta Pemerintah Selamatkan Pertashop
Rabu 09-09-2026,15:19 WIB
Jangan Asal Klik Link! Ini Ciri-Ciri Tautan Phishing yang Wajib Dikenali
Rabu 09-09-2026,15:03 WIB
Makin Canggih, Begini Cara Mengenali Foto Asli dan Hasil Buatan AI
Terkini
Rabu 09-09-2026,17:46 WIB
Pemkot Bengkulu Imbau Pengunjung dan Pedagang Pantai Panjang Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Rabu 09-09-2026,17:44 WIB
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Rabu 09-09-2026,17:42 WIB
Saksi Ungkap Kejanggalan Pengadaan SKU-AVR PLTA Musi, Harga ABB Lebih Murah tapi Yokogawa Jadi Pemenang
Rabu 09-09-2026,17:25 WIB