BENGKULU, BE – Penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrim Khusus Polda Bengkulu terus melakukan pengusutan dugaan korupsi pada proyek penahan gelombang atau breakwater milik Administrator Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai Bengkulu. Setelah menetapkan menetapkan tiga orang tersangka beberapa waktu lalu, kini penyidik membidik calon tersangka baru. \"Sejauh ini tersangkanya masih 3 orang, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LH, Pelaksana Kegiatan IR dan Kunsultan Pengawas TB. Ada atau tidaknya penambahan tersangka baru, tergantung dari hasil pemeriksaan terhadap 3 tersangka itu,\" kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Drs SM Mahendra Jaya melalui Kasubdit Tipikor Dit Reskrimsus, Kompol Dharma Nugraha SIK. Menurut Dharma, ketiga tersangka tersebut akan diperiksa dalam waktu dekat ini. Dan keterangan ketiganya pun sangat menentukan siapa saja yang bakal terseret dalam proyek yang bernilai Rp 14,2 miliar tersebut. \"Menurut kami kasus ini akan menyeret banyak pihak, namun itu semua tergantung dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka,\" sampainya. Dharma juga mengutarakan, berdasarkan penghitungan bahwa kerugian negara dalam proyek tersebut ditemukan kerugian negara Rp 4,2 miliar lebih, dikarenakan bangunan breakwater yang terpasang diperkirakan hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp 9 miliar lebih. Dalam proses penyidikan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi yang berasal dari Adpel, Kementerian Perhubungan, kontraktor, tim pengawas, tim perencanaan, serta beberapa orang lainnya yang terlibat dalam proyek yang bersumber dari APBN Tahun 2012 lalu. \"Kerugian itu baru perkiraan kami, sedangkan untuk mengetahui kerugian pasti, kami masih menunggu hasil audit dari BPKP Bengkulu,\" terangnya. Untuk diketahui, proyek penahan gelombang itu dikerjakan oleh PT. Sass Kencana Enginering dengan panjang mencapai 240 meter. Satu minggu setelah serahterima pada Desember 2012 lalu, bangunan pun amblas sepanjang 17 meter. Dan hingga saat ini amblasnya semakin panjang.(400)
Bidik Tersangka Baru Breakwater
Rabu 27-11-2013,10:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,09:23 WIB
Ribuan KK Terdampak Banjir, BPBD Kota Bengkulu Masih Lakukan Pendataan
Selasa 07-04-2026,08:58 WIB
Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu Segera Jalan, Ini Syarat Penerimanya
Selasa 07-04-2026,08:39 WIB
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Bengkulu Selatan Keluhkan Penurunan Pembeli
Selasa 07-04-2026,08:42 WIB
Kejari Mukomuko Musnahkan Barang Bukti 34 Perkara, Ganja Dibakar dan Sabu Dilarutkan
Selasa 07-04-2026,08:31 WIB
Pastikan Layanan Medis Korban Banjir, Dinkes Provinsi dan Kota Bengkulu Kolaborasi di Lapangan
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:05 WIB
Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu Diwarnai Kendala Teknis, Disdik Lakukan Evaluasi Harian
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,16:32 WIB
Polda Bengkulu Geledah RSKJ Soeprapto dan BKAD, Dalami Dugaan 'Jual-Beli' Rekrutmen Non ASN
Selasa 07-04-2026,16:28 WIB
Layanan Darurat Mendesak, Dinkes Mukomuko Usul Tambahan Ambulans untuk RS Pratama Ipuh
Selasa 07-04-2026,16:26 WIB