BINTUHAN, BE- Jika hasil audit BPK RI selesai maka Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintuhan, akan memeriksa dua bendahara KPUD Kaur yakni Bendahara Umum/APBN Erdian dan Bendahara Pembantu Jumianto Haidi ST. Kejari masih butuh keterangan untuk melengkapi berkas, mengingat ada beberapa hal yang belum selesai, namun dengan catatan jika audit kerugian negara sudah ada. \"Untuk memeriksa dua tersangka bendahara tersebut untuk melengkapi berkas, karena ada beberapa hal yang belum lengkap. Sehingga kita butuh (nyanyian) para tersangka,\" ujar Kejari Bintuhan HM Iwa Swia Pribawa SH melalui Kasi Pidsus M Arpi SH, kemarin. Dikatakanya, sebelumnya dalam pemeriksaan tersangka utama yakni mantan Sekretaris KPUD Kaur Ailani, menjelaskan bahwa ada dua kali pencairanya dari dana Rp 1 Milyar yang dilakukan dirinya ketika itu, sehingga dua kali pencairan totalnya mencapai Rp 180 juta. Dana itu sebenarnya tanpa adanya SPJ kemudian dana tersebut diserahkan kepada Bendahara, namun bendahara yang mana yang bertanggung jawab belum dijelaskan, oleh karena itu pihaknya akan meminta penjelasan kedua bendara. \"Memang Ailani ketika itu dua kali terlibat pencaiaran dana, kemudian uangnya diserahkan bendahara. Akan tetapi bendahara yang mana hal ini belum jelas. Mengingat sebagian dana tersebut diduga ada yang tidak ada surat Pertanggungjawaban (SPJ) dalam kegiatan KPUD Kaur tahun 2010 lalu,\" jelasnya. Kemudian itu, kata Arpi, dalam pemeriksaan nantinya terhadap dua bendahara kemungkinan ada beberapa pertanyaan, diantaranya soal Surat keputusan (SK) bendahara, kemudian mekanisme dan tupoksi bendahara umum dan bendahara pembantu dan terkahir administrasi keuangan KPUD Kaur ketika itu. \"Namun kita akan lihat dahulu kerugian negaranya, karena hasil audit belum sampai. Jika ada audit maka kita akan panggil dua tersangka tersebut,\" jelasnya.(823)
Butuh “Nyanyian” Tersangka
Selasa 26-11-2013,20:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Terkini
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Sabtu 28-03-2026,16:30 WIB