Tim Satuan Tugas Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) meringkus buronan Kejaksaan Tinggi Jambi Syamsu Arifin di kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang, Sumatera Barat, Rabu (14/11) sore. Syamsu masuk dalam Daftar Pencarian Orang sejak Agustus 2012 lalu. Syamsu merupakan terpidana kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2003 saat dirinya menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci. \"Kasusnya mengakibatkan kerugian negara senilai Rp. 1,428 miliar,\" ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Setia Untung Ari Muladi melalui pesan singkat, Kamis (15/11). Untung menjelaskan pada putusan MA nomor 133 K/PID.SUS/2008, Syamsu telah divonis hukuman dua tahun penjara, denda Rp 28.760.000. Selain Syamsu, mantan Wakil Ketua DPRD Kerinci Z Arifin Adnan dan mantan Ketua DPRD Kerinci H Nasrul Madin juga terlibat dan divonis selama 1 tahun 6 bulan penjara.(**)
Kejagung Tangkap Buronan 1,4 M di Padang
Kamis 15-11-2012,13:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,14:08 WIB
DWP Bengkulu Dikukuhkan, Herwan Antoni Dorong Program Nyata untuk Perempuan dan Keluarga
Selasa 27-10-2026,13:32 WIB
UNIB Terapkan Mesin Pencacah Limbah Organik, Dorong Produksi Pupuk Organik di Kandang Limun
Selasa 27-10-2026,14:03 WIB
Warga Kaur Diduga Edarkan 2 Kg Ganja di Bengkulu, Polisi Temukan Sabu di Kamar Kos
Selasa 27-10-2026,14:14 WIB
Pemkot Bengkulu Kebut Penataan Eks Mess Pemprov, Tahap Pertama Ditargetkan Selesai Akhir 2026
Selasa 27-10-2026,13:33 WIB
BI dan Pemprov Bengkulu Bahas Strategi Optimalkan Ekspor CPO Daerah
Terkini
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB