KOTA BINTUHAN, BE – Masyarakat pedagang pengguna listrik di Kabupaten Kaur beberapa hari terkhir mengeluh listrik byar pet (hidup mati). Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari PLN, listrik padam tiba-tiba berulang kali. \"Memang Listrik sering mati, sehingga terpaksa nunggu listrik hidup dulu baru bisa bekerja. Ini banyak dikeluhkan tukang pangkas, tukang las listrik, usaha ES dan lainya,\" kata Kadisperindakop Kaur Drs M Thabri, kemarin. Dikatakanya, sesuai laporan keluhan padagang ada sebagian pelanggan yang rela kembali lagi saat listrik hidup, namun ada pula yang memilih tidak berdagang. Karena bila satu hari lebih dari 20 kali pangkas rambut bisa ditangani olehnya saat ini menurun hiingga lima kali akibat sering mati listrik. \"Mereka berharap kapan listrik normal, sebab jika pakai genset juga khawatir konsleting, sehingga tidak bisa ambil risiko,\" jelasnya. Senada dengan itu, pemilik usaha foto kopi dan pengetikan di Kecamatan Kaur Selatan, Karya Muda. Menurutnya, akibat pemadam listrik ini pihaknya mengalami kerugian cukup besar. Apalagi seperti bertepatan dengan hari libur. \"Biasanya kan kalau har libur banyak yang datang tapi dengan adanya listrik mati tidak ada pilihan lain selain menunggu dan berharap listrik cepat hidup,\" jelas karya. Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Rayon Bintuhan Drs Nursiwan mengatakan, pemadaman yang terjadi merupakan lantaran adanya perbaikan sejumlah intalasi dan pembersihan jaringan yang ada di sepanjang Kabupaten Kaur. Kemudian jika biasanya hari minggu sering mati ini dilakukan untuk pembersihan jaringan. \"Biasanya hari Minggu memang kita melakukan pemadaman pembersihan jaringan namun tidak 24 jam selesai perbaikan listrik kita nyalakan lagi, kecuali memang gangguan dari sentral atau ada penyebab lain, namun demikian bukan itu tetapi terkadang ada gangguan dari Manna\" jelasnya. (823)
Listrik Byar Pet, UKM Merugi
Minggu 24-11-2013,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB