TAIS, BE - Setelah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 25 Oktober lalu, Wakil Ketua II DPRD Seluma Ir H Muchlis Thohir kini mendapat \'pukulan\' baru. Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Seluma, Lasmi Jaya SIP kemarin (22/11) mengisyaratkan, pihaknya akan mencopot Muchlis dari kursi pimpinan dewan. Tak hanya itu, isyarat lebih pedih lagi bagi Muchlis, PAN juga akan mencopotnya dari keanggotaan di DPRD Seluma. Hal tersebut, menurut Lasmi, sebagai upaya pihaknya mengindahkan aturan partai. Namun demikian, rencana tersebut sementara ini masih dalam tahap pembahasan bersama kader PAN. “Surat usulan mengenai itu (pencopotan Muchlis, red) sudah disampaikan ke DPP Minggu lalu,\" kata Lasmi Jaya. Menurutnya, idealnya kursi wakil ketua II itu digantikan oleh Ketua Fraksi PAN di DPRD, yakni dirinya sendiri. Hanya saja, katanya, hal tersebut masih harus membutuhkan pembahasan bersama dengan kader, lantaran seluruh kader PAN yang ada di DPRD saat ini berhak mendapat peluang yang sama untuk duduk di kursi tersebut. “Saat ini PAN merasa dirugikan, lantaran salah seorang anggota tidak bisa melaksanakan tugas sebagai anggota dewan,”. Sementara itu, calon pengganti Muclish dari anggota dewan, yakni Yudi Priyono. (333)
Muchlis Thohir Dicopot
Sabtu 23-11-2013,20:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,10:29 WIB
Terus Bertumbuh, Bengkel Binaan Yayasan AHM Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Rabu 01-07-2026,13:54 WIB
Saksi A De Charge Ungkap Keluarga Mengetahui Pengakuan Latifa Mengambil Uang Perusahaan
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB